Gubernur NTT Bertemu Uskup Agung Ende Diskusi Soal Geothermal, Uskup Budi Kleden; Gereja Tegas dengan Sikapnya - FloresPos Net

Gubernur NTT Bertemu Uskup Agung Ende Diskusi Soal Geothermal, Uskup Budi Kleden; Gereja Tegas dengan Sikapnya

- Jurnalis

Jumat, 4 April 2025 - 20:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena bertemu Uskup Agung Ende, Mgr Paulus Budi Kleden, Jumat (4/4/2025)

Gubernur Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena bertemu Uskup Agung Ende, Mgr Paulus Budi Kleden, Jumat (4/4/2025)

ENDE, FLORESPOS.net-Gubernur Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Ende menyempatkan waktu berkunjung ke istana Keuskupan Agung Ende di Ndona, Jumat (4/4/2025) siang.

Pada kesempatan itu Gubernur NTT melakukan pertemuan tertutup atau diskusi empat mata dengan Uskup Keuskupan Agung Ende, Mgr Paulus Budi Kleden. Pertemuan tertutup itu berlangsung sekitar satu jam.

Usai pertemuan tertutup, Gubernur kepada wartawan mengatakan pertemuan itu membahas tentang pembangunan di NTT khususnya di wilayah Keuskupan Agung Ende.

Dikatakannya, saat ini ada program pembangunan energi baru dan Terbarukan yang masuk di Provinsi NTT dan salah satunya adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi atau Geothermal.

Terkait dengan pembangunan Geothermal, katanya, ia sudah mendengarkan aspirasi dari umat yang disuarakan oleh gereja. Dikatakannya, sudah mendengar semua masukan dan aspirasi saat berdiskusi dengan Uskup Budi Kleden.

“Kami senang bapak Uskup sudah terima kami dan diskusi banyak hal terkait pembangunan di NTT. Terkait pembangunan Geothermal yang didiskusikan hari ini, kami menyadari banyak kekurangan karena sejak awal  dimulai dengan desain yang kurang baik,” katanya.

Baca Juga :  Mensos RI Puji Antusias Masyarakat Ende Ikut Upacara Peringatan Harla Pancasila

Terkait dengan sikap tegas dari gereja, kata Melki, akan memanggil seluruh pihak terkait Geothermal agar berdiskusi dan segera menyesuaikan dengan aspirasi dari tokoh umat.

“Kami sudah dengar tadi masukan dari Uskup maka kita pastikan bahwa seluruh pihak terkait dengan Geothermal akan dipanggil dan segera sesuaikan dengan aspirasi dari para Uskup,” katanya.

Melki mengatakan Geothermal yang sudah berjalan agar dibenahi dan diperbaiki. Sementara yang akan dibangun dihentikan dulu.

“Semua yang akan dibangun disepakati dipending dulu. Pembangunan Geothermal harus aman, masyarakat di lokasi harus aman. Jika tidak aman maka  dipending dan sebaiknya tidak ada Geothermal di wilayah ini,” katanya.

Melki juga mengatakan dalam waktu dekat pimpinan dari Kementerian ESDM EBTKE akan datang ke Ende untuk diskusi dengan Uskup Keuskupan Agung Ende dan melihat potensi energi baru dan Terbarukan lainnya di Pulau Flores.

Uskup Keuskupan Agung Ende, Mgr Paulus Budi Kleden pada kesempatan itu mengatakan sudah menyampaikan sikap tegas dari gereja Keuskupan Agung Ende terkait pembangunan Geothermal kepada Gubernur NTT.

Baca Juga :  Seribu Ton Beras Bulog segera Tiba Labuan Bajo, Solissa: Aman 3 Bulan Awal 2024

“Saya sudah sampaikan aspirasi dan sikap tegas dari gereja Keuskupan Agung Ende dalam kesempatan diskusi tadi. Bahwa gereja tegas dengan sikapnya terhadap pembangunan Geothermal di wilayah ini,” tegas Uskup Budi Kleden.

Mgr Paulus Budi Kleden mengatakan sikap tegas menolak pembangunan Geothermal di wilayah ini dan Pulau Flores juga sudah disampaikan para uskup di wilayah gerejawi Ende pada pertemuan beberapa waktu lalu.

“Para Uskup di wilayah gerejawi Ende yaitu Uskup Larantuka, Maumere, Ende, Ruteng, Labuan Bajo dan Denpasar sudah menyatakan sikap tegasnya terkait pembangunan Geothermal di wilayah ini,” kata uskup.

Diketahui dalam beberapa kesempatan Uskup Agung Ende, Mgr Paulus Budi Kleden sudah memberikan pernyataan tegas bahwa Gereja Keuskupan Agung Ende menolak pembangunan Geothermal di wilayah ini setelah mendengarkan aspirasi dari umat dan melihat realitas di lapangan.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama
Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo
Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota
Hari Anak Nasional di SDI Dorameli, Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Senyum Anak di Tengah Keterbatasan Anggaran
Q One Club Petik Kemenangan Kedua di Soekarno Cup, Naya: Kami Tampil Maksimal
Thresher Shark Indonesia dan Masyarakat Solor Timur Petakan Peluang Mata Pencaharian Alternatif bagi Nelayan dan Pengepul Perikanan
Festival Golo Koe Momentum Penguatan Wisata Religi Katolik Flores
Berita ini 874 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:05 WITA

Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:17 WITA

Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:35 WITA

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:05 WITA

Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:37 WITA

Q One Club Petik Kemenangan Kedua di Soekarno Cup, Naya: Kami Tampil Maksimal

Berita Terbaru

Advertorial

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:35 WITA

Nusa Bunga

Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:05 WITA