LARANTUKA, FLORESPOS.net-Thresher Shark Indonesia (TSI) menggandeng nelayan dan.perempuan pengepul hasil perikanan di Desa Labelen dan Desa Lamawai, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama-sama memetakan potensi alternative livelihood sebagai upaya mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong perikanan yang lebih berkelanjutan.
Dalam rilis yang diterima media ini, Rabu (22/7/2026), disebutkan bahwa kegiatan berlangsung pada 15-16 Juli 2026 dan diikuti 23 peserta.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penelitian sosial ekonomi yang dilakukan TSI untuk memahami kondisi masyarakat yang bergantung pada perikanan pari mobula.
Melalui pendekatan partisipatif, FGD menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan tantangan, peluang, dan harapan mereka.
Pada sesi pembuka, peserta menyampaikan berbagai harapan, mulai dari peningkatan kesejahteraan nelayan, pengembangan usaha perikanan yang berkelanjutan, perluasan akses pasar dan program bantuan, peningkatan kapasitas, perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan, hingga upaya menghentikan praktik penangkapan ikan yang merusak.
FGD ini bertujuan untuk memvalidasi hasil asesmen yang telah dilakukan sebelumnyansekaligus mengidentifikasi dan memprioritaskan potensi alternative livelihood yang sesuai dengan kondisi, kebutuhan, dan potensi lokal masyarakat.
Selain itu, peserta juga bersama-sama mengidentifikasi berbagai bentuk dukungan yang diperlukan untuk mengembangkan peluang tersebut sebagai dasar penyusunan program pemberdayaan masyarakat pada tahapan selanjutnya.
Selama proses diskusi, peserta meninjau kembali hasil penelitian sosial ekonomi yang telah dilakukan oleh TSI, kemudian mengidentifikasi berbagai peluang usaha yang tersedia di masing-masing desa.
Melalui diskusi kelompok, peserta menentukan prioritas mata pencaharian alternatif yang dinilai paling sesuai untuk dikembangkan berdasarkan potensi sumber daya, minat masyarakat, serta peluang ekonomi yang tersedia.
Selanjutnya, peserta mendiskusikan kebutuhan dukungan yang diperlukan agar peluang tersebut dapat diwujudkan secara berkelanjutan.
Pj. Kepala Desa Lamawai, Muhajir Salem, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada Thresher Shark Indonesia yang telah melakukan penelitian sosial ekonomi dan melibatkan masyarakat nelayan Desa Lamawai dalam proses diskusi untuk mengidentifikasi potensi mata pencaharian alternatif.
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Wall Abulat
Halaman : 1 2 Selanjutnya










