ENDE, FLORESPOS.net-Masa tanggap darurat bencana gempa bumi Flores di Kabupaten Ende dua hari lagi akan berakhir atau ditutup pada tanggal 12 September 2026.
Sementara ratusan warga di Dusun Nioniba, Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro masih bertahan di pos pengungsi komunal di desa tersebut.
Kepala Desa Kebirangga, Yoakim Sumbi kepada Florespos.net, via telpon, Kamis (10/9/2026) siang mengatakan saat ini warga yang masih mengungsi atau berada di pos pengungsi komunal sebanyak 158 KK dan diperkirakan sekitar 400 lebih jiwa.
Kades Yoakim mengatakan hingga saat ini warganya belum kembali ke rumah dan memilih bertahan karena masih takut dan trauma karena gempa susulan yang masih terjadi.
“Alasan masih bertahan karena masih trauma masih ada gempa susulan dan Nioniba berada di pinggir pantai,” katanya.
Yoakim menegaskan isu dan asumsi bahwa warganya masih bertahan karena menunggu bantuan sembako itu tidak benar. Menurutnya anggapan itu sangat keliru dan melecehkan warga Nioniba ditengah situasi bencana.
“Mereka mau masuk rumah saja takut. Mereka bertahan bukan karena bantuan. Itu sangat keliru. Ini soal trauma dan kenyamanan. Banyak rumah yang rusak maka warga masih takut,” katanya.
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










