Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi - FloresPos Net - Page 2

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 20:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah daerah melalui posko tanggap darurat dan camat Maukaro telah meminta dirinya menyampaikan kepada warga agar kembali ke rumah namun dirinya tidak berani karena warga masih trauma.

“Sudah beberapa kali ada imbauan di grup posko dan penyampaian dari camat agar saya  mengimbau warga untuk pulang. Bagi saya pribadi saya tidak berani imbau mereka pulang karena masih terjadi gempa susulan dan mereka merasa belum nyaman pulang ke rumah,” kata Yoakim.

Baca Juga :  Bupati Sikka Minta Dukungan Gubernur NTT Bangun SMA dan SMK Negeri di Tiga Kecamatan

Yoakim mengatakan, saat ini warga masih trauma dengan peristiwa gempa Flores 1992 dan terjadi lagi pada 15 Agustus 2026.

“Kedepannya mereka pasti pulang ke rumah setelah rasa takutnya hilang. Saya secara pribadi tidak berani meminta warga untuk pulang ke rumah,” katanya.

Terkait data kerusakan rumah warga yang disampaikan oleh Kalak BPBD Ende, Marselus E. Meta bahwa di Nioniba hanya lima yang rusak berat, kata Yoakim katakan di desanya banyak rumah yang rusak.

Baca Juga :  Bupati Ende Imbau Masyarakat dan Pengusaha Jasa Pertanian Dukung SP 2023

“Di sini banyak rumah yang hancur maka warga belum berani masuk rumah,” katanya.

Selain di Nioniba hingga 10 September 2026 sebagian warga  masih bertahan di tenda – tenda yang dibangun di secara mandiri.

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA