MAUMERE, FLORESPOS.net-Dampak gempa Flores mengakibatkan pelayanan pasien baik di rumah sakit maupun di fasilitas kesehatan lainnya termasuk Puskesmas harus dilaksanakan di tenda darurat yang dipasang di depan fasilitas kesehatan.
Pelayanan kesehatan di 7 kabupaten terdampak gempa Flores tersebut harus dilaksanakan di tenda akibat banyak fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan dan masih dilakukan verifikasi oleh tim BNPB apakah bangunan layak ditempati.
“Sudah 9 Puskesmas melakukan pelayanan kesehatan di dalam gedung dan 18 Puskesmas lainnya masih dilaksanakan di tenda-tenda darurat di luar gedung Puskesmas,” sebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, Kamis (10/9/2026).
Petrus menyebutkan, 9 Puskesmas di Kabupaten Sikka tersebut yakni Puskesmas Hewokloang, Habi Bola, Nelle, Bola, Kewapante, Wualadu, Boganatar, Kojagete dan Wolomarang.
Sementara sebanyak 18 Puskesmas lainnya masih melaksanakan pelayanan kesehatan di luar gedung karena masih menunggu rekomendasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka dan BNPB.
Meski melakukan pelayanan kesehatan di tenda-tenda pelayanan tetap prima namun pasti ada ketidaknyamanan apalagi sebentar lagi akan memasuki musim hujan.
“Kami sudah sampaikan apabila sudah ada penilaian apakah bangunan layak ditempati atau tidak maka segera disampaikan. Apabila rekomendasinya bangunan tidak bisa digunakan maka kita akan cari alternatif agar pelayanan kesehatan bisa maskimal,” ungkapnya.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya










