Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal - FloresPos Net

Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 11:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Tiga Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami rusak berat akibat gempa M 7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu, sedangkan 7 DTW lainnya rusak ringan.

Belakangan sejumlah gunung di kawasan itu juga mengalami erupsi. Meski begitu, dunia kepariwisataan Flores tetap normal.

Demikian Andhy M. T. Marpaung, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) di Labuan Bajo baru-baru ini.

Ia dimintai tanggapan terkait kerusakan DTW akibat gempa Flores dan erupsi sejumlah gunung berapi di Indonesia, seperti gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, dan letusan Anak Krakatau di Selat Sunda.

Wilayah kewenangan BPOLBF meliputi Flores, Lembata, dan Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta sebagian wilayah Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Marpaung, DTW yang rusak berat, terdampak gempa Flores antara lain Nuca Molas di Kabupaten Manggarai dan wisata rohani Bukit Nilo Bunda Maria di Kabupaten Ngada (semua Flores).

Baca Juga :  PASI Flores Timur Gelar Lomba Atletik Tingkat Pelajar

DTW-DTW yang terdampak untuk sementara ditutup untuk umum, termasuk pendakian ke Gunung Ranaka-Kabupaten Manggarai karenela longsor. Penutupan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Dampak letusan Anak Krakatau, kata Marpaung, yakni penerbangan Jakarta-Labuan Bajo dan sebaliknya, beberapa hari lalu sempat mengalami penundaan. Kemudian terkait erupsi Lewotolok dan Lewotobi di Kabupaten Flores Timur, untuk sementara dilarang mendekat untuk sekian radius dari kedua gunung.

Namun secara umum dunia pariwisata Flores dan semua wilayah yang menjadi otoritas BPOLBF saat ini normal, termasuk berwisata ke Taman Nasional Komodo (TNK) di Kabupaten Manggarai Barat.

Namun para wisatawan dihimbau untuk tetap waspada, tidak panik dan terus memperhatikan peringatan BMKG. BPOLBF juga terus bekerja sama dengan berbagai pihak dalam wilayah kewenangan BPOLBF, antara lain dengan Pemda-Pemda setempat, tak terkecuali Dinas Pariwisata di semua kabupaten yang menjadi otoritas BPOLBF.

BPOLBF tetap menunggu informasi dari pihak terkait untuk dibukanya kembali DTW-DTW yang ditutup sementara tersebut. Dinas Pariwisata maupun pengelola-pengelola DTW-DTW dimaksud dihimbau agar jangan buru-buru membuka kalau kondisi belum memungkinkan. Sepertinya masih ada gempa susulan, ujar Marpaung.

Baca Juga :  Kampanye Anti Traficking, Ketua Relawan Jaringan JPIC Sampaikan Tiga Hal Ini ke Pemkab Ende

Dia menambah, jumlah desa wisata dalam wilayah kewenangan BPOLBF lebih kurang 87. Banyak yang sudah beroperasi, tetapi tak sedikit pula yang belum beroperasi, antara lain karena akses jalannya belum bagus/belum lancar.

Desa-desa wisata yang beroperasi di antaranya di Kabupaten Manggara Barat 8, Manggarai 3, Ende 7, Sika 4, Flores Timur 7, Manggara Timur 7. Sedangkan yang belum beroperasi juga banyak.

Sisilia Jenita Jemana, Kepala Devisi Komunikasi Publik BPOLBF pada kesempatan yang sama menambahkan, wilayah kewenangan BPOLBF di NTT meliputi Kabupaten Alor dan Lembata serta 8 kabupaten di Pulau Flores, yaitu Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.

Sedangkan kewenangan BPOLBF di NTT meliputi Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambur. Kantor pusat BPOLBF di Labuan Bajo ibu kota Mabar. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa
Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria
Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores
Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan
Gandeng 7 Agen Perjalanan Tiongkok, Kemenpar dan BPOLBF Buka Jalan Paket Wisata Labuan Bajo ke Pasar Tiongkok
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:13 WITA

Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:13 WITA

Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan

Berita Terbaru