“Kami mengapresiasi Thresher Shark Indonesia yang telah melakukan survei kepada masyarakat nelayan di Desa Lamawai. Kami berharap hasil FGD ini dapat menghasilkan rekomendasi program alternative livelihood yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat nelayan,” katanya.
“Kami juga berharap ke depan ada program pemberdayaan bagi masyarakat nelayan di Desa Lamawai sehingga kesejahteraan nelayan dapat menjadi lebih baik dari sebelumnya,” kata Muhajir Salem.
Program Manager Thresher Shark Indonesia, Yodhikson Marvelous Bang mengatakan FGD ini merupakan tahapan awal dalam pengembangan program alternative livelihood yang disusun berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
“FGD ini menjadi langkah awal untuk memetakan potensi alternative livelihood di setiap desa sekaligus membangun komitmen masyarakat untuk terlibat dalam program ini.”
“Selanjutnya, kami akan melakukan diskusi yang lebih mendalam bersama masyarakat yang telah menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi, sehingga program yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal. Kami berharap proses ini dapat mendukung transisi masyarakat menuju mata pencaharian dan praktik perikanan yang lebih berkelanjutan,” kata Yodhikson.
Hasil dari FGD ini akan menjadi dasar dalam penyusunan desain program alternative livelihood yang selanjutnya akan didiskusikan bersama pemerintah desa, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Tahapan berikutnya akan difokuskan pada penyusunan rencana implementasi, pengembangan kemitraan, serta identifikasi dukungan yang diperlukan agar program dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.
Melalui kegiatan ini, Thresher Shark Indonesia berharap hasil FGD dapat menjadi dasar dalam menyusun rekomendasi program alternative livelihood yang dikembangkan bersama masyarakat, pemerintah desa, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Rekomendasi itu diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, memperkuat ketahanan ekonomi nelayan dan perempuan pengepul, serta mendukung terwujudnya perikanan yang berkelanjutan.dan pengelolaan sumber daya laut yang bertanggung jawab di Solor Timur.
Untuk diketahui, Thresher Shark Indonesia adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada konservasi hiu, pari, dan ekosistem laut di Indonesia melalui penelitian, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Wall Abulat
Halaman : 1 2










