Dampak
Menurut Ketua Komisi JPIC SVD Ruteng, Pater Simon Suban Tukan SVD, pembangunan dan pengembangan PLTP yang diyakini sebagai energi terbarukan yang ramah lingkungan, ternyata telah juga menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Dia mengutip sejumlah peneliti di antaranta, Servas Pandur (Servas Pandur, 2021, pp.30-36; 2022: p.30) yang dalam Risk Assesment-nya terhadap perusahaan listrik tenaga panas bumi (PLTP) menyebutkan bahwa pengembangan dan pemanfaatan energi panas bumi telah mengakibatkan penurunan muka tanah secara massal, penarikan cairan dan uap, efek visual dan spasial negatif pada lanskap, penipisan air tanah, penceamaran udara dan air dan degradasi ekosistem akibat mengubah vegetasi dan habitat satwa liar.
Penelitian ilmiah melalui pendekatan biomonitoring menunjukkan bahwa di area PLTP terjadi perubahan pada vegetasi dan ekosistem pada umumnya karena PLTP menghasilkan sejumlah kontamin yang dalam bentuk gas dan pertikel peningkatannya berdampak merusak vegetasi dan penurunan tanah di sekitarnya, bahkan berakumulasi merusak lapisan ozon.
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Selanjutnya










