Tolak Proyek Geothermal Demi Keutuhan Ciptaan (Dukungan “Kecil” atas Sikap Tegas Uskup Agung Ende) - FloresPos Net - Page 4

Tolak Proyek Geothermal Demi Keutuhan Ciptaan (Dukungan “Kecil” atas Sikap Tegas Uskup Agung Ende)

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025 - 17:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Steph Tupeng Witin

Steph Tupeng Witin

Dalam proyek geothermal di Sokoria, PT. Sokoria Geothermal Indonesia (SGI) mengklaim bahwa persetujuan prinsip izin pembangunan dan penempatan bangunan sudah diperoleh dari bupati Djafar H. Achmad, M.M, melalui surat nomor BU.620/PUPR.07/256/IV/2020 tanggal 3 April 2020.

Persetujuan Djafar Achmad melalui tanda tangan yang biasanya “mahal” itu berdampak pada konsesi wilayah kerja panas bumi PT. Sokoria Geothermal Indonesia (SGI) yang mencakup 12 kecamatan yakni Kecamatan Ende, Kecamatan Ende Timur, Kecamatan Ende Utara, Kecamatan Ende Tengah, Kecamatan Ende Selatan, Kecamatan Detusoko, Kecamatan Ndona, Kecamatan Ndona Timur, Kecamatan Kelimutu, Kecamatan Wolojita, Kecamatan Wolowaru dan kecamatan Lepembusu Kelisoke.

Baca Juga :  Tolak Geothermal, Lawan Kebohongan (Catatan Sekenanya atas Laporan Tim Satgas Geothermal Flores-Lembata)

Kita bisa membayangkan betapa dashyat kerusakan lingkungan dan kehancuran keutuhan hidup sebagai konsekuensi logis dari persetujuan Djafar ini.

Baca Juga :  Pendidikan Karakter Berbasis Komunitas: Kolaborasi untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Untung saja bahwa orang ini telah dijadikan “tidak pantas” untuk memimpin kembali Kabupaten Ende. Jika tidak, Djafar Achmad bisa “menjual” Kabupaten Ende hanya dengan sepotong tanda tangan yang diduga “mahal” itu.

Berita Terkait

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)
Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo
Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis
Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia
Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)
Polemik, Kronologi 14 Bidang Tanah dan Terempasnya Dus Wedo
Mempertanyakan Posisi Moral Pater Mill (Catatan Sekenanya Saja untuk Tulisan di Media Luar Jangkauan)
Rakyat Nagekeo Harus Tolak Bungkam (Dukungan untuk Suku Redu, Isa dan Gaja)
Berita ini 6,331 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 18:05 WITA

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:23 WITA

Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo

Senin, 27 Oktober 2025 - 12:55 WITA

Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:18 WITA

Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia

Senin, 20 Oktober 2025 - 09:55 WITA

Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)

Berita Terbaru

Maria Lidia Ene

Opini

Merawat Kesehatan Mental Melalui Konseling Individu

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:28 WITA