Tolak Proyek Geothermal Demi Keutuhan Ciptaan (Dukungan “Kecil” atas Sikap Tegas Uskup Agung Ende) - FloresPos Net - Page 13

Tolak Proyek Geothermal Demi Keutuhan Ciptaan (Dukungan “Kecil” atas Sikap Tegas Uskup Agung Ende)

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025 - 17:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Steph Tupeng Witin

Steph Tupeng Witin

Artinya, dengan beban yang tetap sementara tekanan di dalam pori menurun maka amblesan akan terjadi. Dalam kasus Mataloko, amblesan terjadi di areal yang cukup luas di areal persawahan masyarakat yang jaraknya 800-1000 meter dari lokasi pengeboran.

Amblesan di Mataloko disertai melubernya lumpur panas dan meningkatnya kadar Hidrogen Sulfida (H2S) di alam sehingga merusakan tanah pertanian, tanah menjadi kering dan tandus sehingga tidak dapat dijadikan lagi sebagai lahan pertanian.

Baca Juga :  Ketika Mafia “Merampok” Rezeki Warga di Waduk Lambo

Pengamatan lapangan menunjukkan bahwa di daerah sekitar area amblesan dan semburan lumpur, sejumlah jenis tanaman mengalami kekeringan dan mati, dan yang menjadi tidak produktif karena tercemar senyawa H2S dan konamin lainnya.

Pohon dadap dan albisia tanaman pelindung banyak yang menjadi kering dan mati, kopi dan alpukat, kemiri, coklat, vanili dan sayuran mengalami penurunan produksi bahkan sama sekali tidak berproduksi lagi karena rusak.

Baca Juga :  Keberagaman Budaya dan Agama Kembali Ditampilkan Saat Penjemputan Kardinal dan Ketua KWI

Perbahan juga terjadi iklim lokal yang ditandai dengan meningkatnya curah hujan dan turunnya produksi tanaman pertanian, rusaknya rumah warga yang membuat mereka harus sesering mungkin menggantikan seng atap rumah.

Pada tahun 202, tercatat 1.579 rumah warga di sekitar area PLTP mengalami kerusakan, bahkan rumah-rumah ada yang berada pada jarak 2-3 km (Ario Jempau, Geothermal Flores dan Mitos Erngi Terbarukan, 2021).

Berita Terkait

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)
Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo
Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis
Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia
Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)
Polemik, Kronologi 14 Bidang Tanah dan Terempasnya Dus Wedo
Mempertanyakan Posisi Moral Pater Mill (Catatan Sekenanya Saja untuk Tulisan di Media Luar Jangkauan)
Rakyat Nagekeo Harus Tolak Bungkam (Dukungan untuk Suku Redu, Isa dan Gaja)
Berita ini 6,331 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 18:05 WITA

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:23 WITA

Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo

Senin, 27 Oktober 2025 - 12:55 WITA

Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:18 WITA

Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia

Senin, 20 Oktober 2025 - 09:55 WITA

Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)

Berita Terbaru

Maria Lidia Ene

Opini

Merawat Kesehatan Mental Melalui Konseling Individu

Rabu, 22 Apr 2026 - 20:28 WITA

Pengukuhan Forum Anak Daerah Kabupaten Ngada periode 2026–2027, Rabu (22/4/2026).

Nusa Bunga

Forum Anak Daerah Dukung Ngada Menjadi Kabupaten Layak Anak

Rabu, 22 Apr 2026 - 14:13 WITA