Sekda Flores Timur Petrus Pedo Maran belum menjelaskan ke publik atau sekurang-kurangnya pada media melalui wartawan. Setiap wartawan ingin konfirmasi soal ini, selalu muncul alasan. Banyak tamu. Tanda tangan surat. Nanti setelah makan siang baru datang lagi. Hasilnya. Sampai pergantian tahun ini, dia masih bungkam soal pembelian mobil baru.
Tak peduli apa kata orang. Tak peduli apa kata publik Flores Timur. Kata pepatah, “anjing menggonggong kafilah berlalu”.
Pimpinan DPRD baru, Bupati dan Wakil Bupati baru. Sekda bisa pakai mobil dinas standar dan harga mobil dinas wakil bupati. Yang penting. Tahun baru, ya mobil baru la!. *
Editor : Anton Harus










