Sepuluh Pemain Persap Alor Tahan Imbang Perserond - FloresPos Net

Sepuluh Pemain Persap Alor Tahan Imbang Perserond

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 19:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Laga penyisihan grup E piala Gubernur Liga IV ETMC XXXIV mempertemukan Persap Alor dan Perserond di Stadion Marilonga, Kamis (13/11/2025) sore.

Laga itu berlangsung seru karena kedua tim berambisi mendapatkan poin penuh. Namun kedua tim harus berbagi angka di laga ini.

Tepat di menit ke 37 babak pertama Persap Alor harus bermain dengan sepuluh pemain karena sang kapten, Abdilah Dopu (15) mendapatkan dua kali kartu kuning lebih dulu meninggalkan lapangan.

Meski dengan sepuluh pemain, Persap Alor mampu menahan imbang Perserond hingga laga ini berakhir.

Coach Adi dari Persap Alor mengatakan timnya bisa menahan Perserond karena pemain memainkan peran dengan baik.

“Kita kehilangan satu pemain dan pasti akan bermasalah karena harus menutup celah yang ditinggalkan. Kita terapkan strategi sedikit bertahan dan itu berjalan dengan baik. Pemain sangat memahami perannya”.

Hasil imbang ini memberikan satu poin untuk kedua tim. Persap Alor menargetkan pada partai berikut bermain lebih maksimal.

“Kami akan bermain maksimal soal hasil itu urusan yang diatas”.

Baca Juga :  Kunker ke Pulau Ende Kapolres Terima Laporan Soal Bom Ikan, Kades Aejeti Sebut Pelaku dari Luar

Jalannya Laga

Pertandingan ini dipimpin oleh wasit utama asal Ende, Dony Goa. Sejak menit awal Persap Alor langsung mengambil inisiatif serangan. Melalui kapten tim Abdilah Dopu dan Zulkarnain Narang melancarkan serangan ke jantung pertahanan Perserond.
Serangan itu membuahkan hasil pada menit ke 11. Zulkarnain (19) lepas dari pengawalan pemain belakang Perserond dan melepaskan tendangan keras yang tidak bisa diblok penjaga Perserond.

Gol cepat ini mengundang reaksi dari Perserond Rote Ndao. Mereka keluar menyerang dan menciptakan beberapa peluang emas.

Persap Alor pun makin terbuka untuk meladeni permainan Perserond. Kedua tim menerapkan permainan terbuka dan kerap bermain keras.

Tensi permainan yang semakin tinggi membuat wasit Dony mengeluarkan dua kartu kuning untuk kapten tim Persap Alor, Abdilah Dopu (15).

Abdilah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-37 dan harus meninggalkan lapangan lebih dulu.

Persap Alor harus bermain dengan sepuluh pemain dan tim pelatih harus menarik sang pencetak gol Zulkarnain dan memasukkan pemain berkarakter bertahan.

Baca Juga :  Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende

Meski bermain dengan sepuluh pemain Persap Alor mampu menjaga keperawanan gawangnya hingga babak pertama berakhir.

Masuk di babak kedua Persap Alor tetap bermain terbuka meskipun bermain dengan sepuluh pemain. Anak – anak nusa kenari kembali mendapat peluang dan menebar ancaman ke gawang Perserond.

Satu tendangan keras pemain depannya memanfaatkan serangan balik cepat nyaris menggandakan keunggulan. Perserond masih beruntung karena bola masih membentur mistar gawang dan meninggalkan lapangan.

Setelah ancaman itu Perserond merespon keluar memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Beberapa peluang lahir di mulut gawang Persap Alor namun belum membuahkan hasil atau mendapatkan gol penyeimbang hingga menit ke-60.

Gol balasan dari Perserond di menit ke 63 berawal dari tendangan penjuru. Pemain dengan nomor punggung 28 Fery Febriansa berhasil menyundul bola dan membawa Perserond menyamakan kedudukan.

Setelah gol ini Perserond terus menekan namun tidak menambahkan gol. Begitupun Persap Alor tak mampu menambah gol. Kedua tim harus puas berbagi angka 1-1.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:13 WITA

Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Berita Terbaru