ENDE, FLORESPOS.net-Tim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Flores melakukan pendampingan kepada kelompok Tani Setia Kawan Desa Saga, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende.
Pendampingan yang dilakukan yaitu meningkatkan pengolahan kemiri. Peningkatan tersebut dilakukan dengan Pemanfaatan Mesin Pengupas Cangkang Kemiri, Pengolahan Minyak Kemiri dan Optimalisasi Limbah Cangkang sebagai Sumber Kalsium serta Peningkatan Perekonomian Petani.
Kegiatan tersebut merupakan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh tim dari Universitas Flores bersama Kelompok Tani Setia Kawan selama tiga bulan yaitu Juni – Agustus 2026.
Pada program tersebut, tim melakukan delapan kali kunjungan ke lokasi mitra sesuai jadwal pelaksanaan program untuk sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan penyusunan luaran kegiatan.
Dosen dan mahasiswa yang terlibat pada program tersebut adalah Agustinus J. P. Ana Saga, S.P., M.P. – Koordinator PKM, Baltasar Taruma Djata – Anggota pelaksana 1.
Siktania Maria Diliana dari Universitas Nusa Nipa – anggota pelaksana 2. Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Flores, yaitu Yoseph Freinademetz Angi dan Damasus Hanta Jehaman.
Kegiatan tersebut didukung oleh pemerintah Desa Saga karena Kelompok Tani Setia Kawan merupakan kelompok masyarakat produktif yang bergerak pada usaha perkebunan kemiri.
Kordinator PKM Universitas Flores, Agustinus J. P. Ana Saga, S.P., M.P. menjelaskan tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan efisiensi dan produktivitas pengolahan kemiri melalui penggunaan mesin pengupas cangkang kemiri
Meningkatkan keterampilan petani dalam menggunakan mesin pengupas dan mesin press minyak kemiri. Meningkatkan kemampuan petani dalam memproduksi minyak kemiri sebagai produk bernilai tambah.
Memanfaatkan limbah cangkang kemiri menjadi briket dan sumber kalsium untuk tanah.
Meningkatkan kemampuan manajemen usaha kelompok, termasuk perencanaan produksi, pembukuan sederhana, administrasi, branding, dan pemasaran.
Meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani melalui pengembangan produk olahan kemiri.
Ia mengharapkan Kelompok Tani Setia Kawan mampu mengembangkan pengolahan kemiri dari kegiatan yang sebelumnya masih bersifat manual menjadi sistem produksi yang lebih efisien, produktif dan bernilai ekonomi.
Petani diharapkan tidak hanya menjual kemiri dalam bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan minyak kemiri, briket cangkang kemiri dan produk berbasis cangkang sebagai sumber kalsium. Dengan demikian, limbah dapat dikurangi sekaligus menghasilkan nilai tambah.
” Dalam jangka panjang, kegiatan diharapkan dapat meningkatkan kemandirian kelompok, pendapatan, kesejahteraan dan daya saing petani, serta membangun usaha kemiri yang berkelanjutan,” katanya.
Agustinus juga mengatakan Kegiatan PKM ini diharapkan dapat memberikan solusi nyata terhadap permasalahan yang selama ini dihadapi Kelompok Tani Setia Kawan, khususnya dalam proses pengupasan kemiri, pengolahan minyak kemiri dan pemanfaatan limbah cangkang. Melalui penerapan teknologi tepat guna dan pendampingan, petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus nilai tambah komoditas kemiri.
Ketua Kelompok Tani Setia Kawan, Blasius Gidi mengatakan pihaknya sangat terbantu dengan kegiatan pendampingan ini. Sebelumnya proses pengupasan kemiri masih dilakukan secara manual dan membutuhkan waktu serta tenaga yang cukup banyak.
“Dengan adanya mesin dan pelatihan,pekerjaan kami terbantu dan pengolahan kemiri menjadi lebih cepat dan hasilnya dapat memberikan nilai tambah bagi anggota kelompok.”
Damasus Hanta Jehaman, mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini mengatakan melalui kegiatan PKM ia mendapatkan pengalaman langsung dalam mendampingi masyarakat, khususnya dalam penerapan teknologi pengolahan hasil pertanian.
Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepadanya untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di lapangan.
Tim PKM Uniflor menyampaikan terima kasih kepada “Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jendral Riset dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi untuk Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan Skema Program Kemitraan Masyarakat Tahun Pendanaan 2026.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










