Anak Usia Sekolah Dominasi Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende, Satlantas Lakukan Ini - FloresPos Net

Anak Usia Sekolah Dominasi Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Ende, Satlantas Lakukan Ini

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Lantas Polres Ende mencatat angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Ende pada tahun 2026 sudah mencapai 43 kasus.

Dari jumlah kasus tersebut didominasi anak sekolah dengan kisaran umur 13-17 tahun. Fakta ini mesti menjadi perhatian bersama dan diharapkan orangtua tidak memberikan kebebasan pada anak mengendarai sepeda motor.

Kasat Lantas Polres Ende, Iptu I Gede Wisna kepada Florespos.net, Selasa (21/7/2026) di ruang kerjanya mengatakan dalam rentang waktu Januari- Juli 2026 telah terjadi 43 kasus kecelakaan lalu linta di Ende.

Dari 43 kasus tersebut ada dua orang korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Pesan dan Penegasan Ketua Panwascam Ndona saat Lantik 51 PTPS

“Yang kita tangani ada 43 kasus. Dari 43 kasus ini ada empat kasus karena pengendaranya dipengaruhi miras dan sisanya karena kelalaian pengendara sendiri,” kata Gede Wisna.

Gede Wisna mengatakan angka tersebut cukup meningkat dan ironisnya didominasi oleh anak usia sekolah dengan rentang usia 13-17 tahun.

Terkait dengan fakta ini, kata Gede Wisna, Lantas Polres Ende terus gencar melaksanakan kegiatan polisi masuk sekolah untuk memberikan edukasi.

“Rentang usia korban di 13 -17,  ini belum dewasa maka fokus kegiatan kita saat ini yaitu tingkatkan kegiatan polisi masuk sekolah untuk berikan edukasi kepada pelajar,” katanya.

Baca Juga :  14 Pemain Asal Lembata Memperkuat Beberapa  Klub Dalam Pertandingan ETMC 2023

Gede Wisna juga mengingatkan kepada orangtua agar tidak bebas memberikan kendaraan sepeda motor kepada anak karena pada usia ini anak-anak masih rentan saat mengendarai sepeda motor.

Lantas Polres Ende juga mengimbau kepada pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm standar nasional, tidak boleh berboncengan lebih dari satu dan tidak menggunakan kenalpot racing.

“Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama,” imbau Gede Wisna.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional

Berita Terbaru