LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) kembali menggelar Diskusi Kolaborasi bersama Media (DISKORIA) dan Bincang Kepariwisataan di Ruang Rapat Florata Lantai 1, Kantor BPOLBF, Selasa (21/7/2026).
Mengusung tema “Jelang Festival Golo Koe 2026, Kolaborasi Penguatan Produk Pariwisata dan Tata Kelola Destinasi yang Aman, Berkualitas, dan Berkelanjutan,” forum ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan dalam menyambut penyelenggaraan Festival Golo Koe 2026.
DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan merupakan forum kolaborasi antarunsur Pentahelix yang diinisiasi BPOLBF untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam pengembangan pariwisata Labuan Bajo Flores. Forum ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah, pelaku industri pariwisata, media, dan komunitas.
Melalui forum ini, BPOLBF mendorong tiga agenda utama, yakni memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan dalam mendukung dan mempromosikan Festival Golo Koe 2026, mendorong penyusunan dan promosi paket wisata terintegrasi selama festival guna meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan sekaligus memperpanjang lama tinggal, serta memperkuat tata kelola destinasi melalui penyampaian informasi data Tour Agent/Tour Operator (TA/TO) resmi kepada pelaku perjalanan guna meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kepercayaan wisatawan.
Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy M.T. Marpaung, menyampaikan bahwa penyelenggaraan event berkualitas tidak hanya menjadi atraksi bagi wisatawan, tetapi juga mampu memperkuat daya saing destinasi dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
“Berdasarkan kajian Kementerian Pariwisata, event berkualitas adalah event yang mampu memperkuat citra destinasi, mendorong investasi, serta menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Karena itu, Festival Golo Koe menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan pengalaman wisata yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Andhy menambahkan, Festival Golo Koe yang telah masuk dalam Karisma Event
Nusantara (KEN) 2026 menjadi salah satu kebanggaan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Pada tahun ini, NTT berhasil menempatkan tiga event unggulan dalam kalender KEN, yaitu Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara di Kabupaten Manggarai Barat, Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari di Kabupaten Manggarai, dan Festival Lamaholot di Kabupaten Flores Timur.
Festival Golo Koe sendiri tahun 2026 ini telah memasuki penyelenggaraan tahun kelima dan juga tahun kedua masuk dalam 10 besar Katalog Karisma Event Nusantara (KEN).
Lebih lanjut, menurutnya Festival Golo Koe juga menjadi momentum untuk mendorong penguatan wisata religi Katolik di Labuan Bajo Flores yang sejak tahun 2024 juga mulai dikembangkan secara terintegrasi dalam rangkaian
Travel Pattern Ziarah Religi Katolik yang menghubungkan 54 destinasi religi dan budaya Katolik yang ada di Pulau Flores.
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 Selanjutnya










