Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan - FloresPos Net

Jelang Festival Golo Koe 2026, BPOLBF Perkuat Koordinasi Melalui Forum DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) kembali menggelar Diskusi Kolaborasi bersama Media (DISKORIA) dan Bincang Kepariwisataan di Ruang Rapat Florata Lantai 1, Kantor BPOLBF, Selasa (21/7/2026).

Mengusung tema “Jelang Festival Golo Koe 2026, Kolaborasi Penguatan Produk Pariwisata dan Tata Kelola Destinasi yang Aman, Berkualitas, dan Berkelanjutan,” forum ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan dalam menyambut penyelenggaraan Festival Golo Koe 2026.

DISKORIA dan Bincang Kepariwisataan merupakan forum kolaborasi antarunsur Pentahelix yang diinisiasi BPOLBF untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam pengembangan pariwisata Labuan Bajo Flores. Forum ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah, pelaku industri pariwisata, media, dan komunitas.

Melalui forum ini, BPOLBF mendorong tiga agenda utama, yakni memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan dalam mendukung dan mempromosikan Festival Golo Koe 2026, mendorong penyusunan dan promosi paket wisata terintegrasi selama festival guna meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan sekaligus memperpanjang lama tinggal, serta memperkuat tata kelola destinasi melalui penyampaian informasi data Tour Agent/Tour Operator (TA/TO) resmi kepada pelaku perjalanan guna meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kepercayaan wisatawan.

Baca Juga :  Prodi DIII Keperawatan Ende Lakukan Pelayanan Primer Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Lingkungan Masyarakat Adat

Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy M.T. Marpaung, menyampaikan bahwa penyelenggaraan event berkualitas tidak hanya menjadi atraksi bagi wisatawan, tetapi juga mampu memperkuat daya saing destinasi dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

“Berdasarkan kajian Kementerian Pariwisata, event berkualitas adalah event yang mampu memperkuat citra destinasi, mendorong investasi, serta menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. Karena itu, Festival Golo Koe menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan pengalaman wisata yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Andhy menambahkan, Festival Golo Koe yang telah masuk dalam Karisma Event
Nusantara (KEN) 2026 menjadi salah satu kebanggaan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Proyek Air Bersih Tidak Berfungsi, Warga Desa Ua Minta Pemda Nagekeo Bersikap

Pada tahun ini, NTT berhasil menempatkan tiga event unggulan dalam kalender KEN, yaitu Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara di Kabupaten Manggarai Barat, Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari di Kabupaten Manggarai, dan Festival Lamaholot di Kabupaten Flores Timur.

Festival Golo Koe sendiri tahun 2026 ini telah memasuki penyelenggaraan tahun kelima dan juga tahun kedua masuk dalam 10 besar Katalog Karisma Event Nusantara (KEN).

Lebih lanjut, menurutnya Festival Golo Koe juga menjadi momentum untuk mendorong penguatan wisata religi Katolik di Labuan Bajo Flores yang sejak tahun 2024 juga mulai dikembangkan secara terintegrasi dalam rangkaian
Travel Pattern Ziarah Religi Katolik yang menghubungkan 54 destinasi religi dan budaya Katolik yang ada di Pulau Flores.

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gandeng 7 Agen Perjalanan Tiongkok, Kemenpar dan BPOLBF Buka Jalan Paket Wisata Labuan Bajo ke Pasar Tiongkok
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:15 WITA

Gandeng 7 Agen Perjalanan Tiongkok, Kemenpar dan BPOLBF Buka Jalan Paket Wisata Labuan Bajo ke Pasar Tiongkok

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Dignitas Sang Penjual Bawang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:53 WITA