Omzet Turun Drastis, Sejumlah Pedagang Diduga Bangkrut dan Hengkang dari Pasar Batu Cermin - FloresPos Net

Omzet Turun Drastis, Sejumlah Pedagang Diduga Bangkrut dan Hengkang dari Pasar Batu Cermin

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLOREPO.net-Sejumlah pedagang di Pasar Rakyat Batu Cermin Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) dikabarkan hengkang dari pasar harian tersebut. Diduga bangkrut akibat omzet turun karena daya beli masyarakat melemah.

Nurmaini, pedagang pakaian di pasar Batu Cermin Labuan Bajo mengatakan itu menanggapi Florespos.net belum lama berselang di pasar tersebut terkait tantangan bisnis pakaian di tengah kepungan kemudahan pesanan “barang online”. Ia ditemani suaminya Aharuddin.

Menurutnya, omzet jualannya tahun-tahun belakangan terus menurun. Penyebabnya bukan karena saingan barang online, yang pesan dan hantar langsung ke alamat pemesan, tetapi sepertinya akibat daya beli masyarakat yang melemah, rendah.

“Kalau saya bukan karena saingan online, tapi daya beli masyarakat rendah. Perputaran uang di masyarakat melambat. Kita tahu sendiri situasi negara akhir-akhir ini kaya bagaimana lagi, makin susah,” ujar Nurmaini.

Baca Juga :  DPD RI AWK Serahkan Bantuan di Posko Paroki Wolosambi, Mauponggo

Sesaat sebelumnya, di tempat yang sama (Pasar Rakyat Batu Cermin), sejumlah pedagang pakaian yang lain, Adi Nurdawi, Sri Lestari, dan Arni, mengatakan, pembeli pakaian di pasar tersebut selama ini sepi. Omzet mereka pun menurun drastis. Antara lain saingan dengan barang-barang  yang dipesan melalu online.

Masih Nurmaini, penghasilannya menurun mulai Covid-19, orang yang beli pakaian di los/petak jualannya di Pasar Batu Cermin seolah terus menurun sampai sekarang.

Bahkan pada momen keagaman, seperti Natal, Sambut Baru, Lebaran dan lain-lain, jarang masyarakat belanja. Namun pada waktu-waktu tertentu banyak masyarakat yang belanja pakaian di los/petaknya. Sebelumnya konsumen yang belanja pakaian di lapaknya ramai.

“Menurut saya pengaruh online tidak terlalu. Tapi daya beli masyarakat rendah, turun sekali sejauh ini. Mereka mau beli dengan apa kalau tidak ada uang. Situasi negara sekarang juga, kita tahu, lagi susah, “ komentar Nurmaini lagi.

Baca Juga :  Wabup Sikka Tekankan Pentingnya Budaya Literasi Sejak Dini Dalam Membentuk Generasi Cerdas

Belakangan, lanjut Nurmaini, sejumlah pedagang pakaian di pasar tersebut (Batu Cermin) sepertinya sudah hengkang. Diduga karena mereka mengalami kebangkrutan gegara omzet penjualan terus menurun tajam. Berarti daya beli masyarakat juga menurun, katanya.

Kalau sudah begitu, bagaimana mau menutup biaya belanja modal, sewa los/petak jualan di pasar tersebut. Belum lagi menutup pinjaman di bank, kalau ada, dan lain sebagainya.

“Beberapa bulan terakhir ini mereka-mereka itu sudah tidak kelihatan lagi jualan di sini (Pasar Batu Cermin). Mereka sekitar delapan orang. Mungkin istilahnya mereka itu bangkrut,” kata Nurmaini.

“Tidak juga begitu mungkin. Mungkin mereka jualan di tempat lain,” sambung Aharuddin yang berdiri disamping istrinya, Nurmaini yang saat itu sedang duduk. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Pesta Demokrasi Pilkades Aeramo, Arton Togo: Saya Terpanggil Meneruskan, Menjaga dan Merawat Warisan Leluhur
Disarpus Sikka Gandeng BILIK Siapkan Generasi Muda NTT Tembus Perguruan Tinggi
BBKSDA NTT Gandeng Warga Tanam Ratusan Anakan Pohon di Manggarai Timur
Melchias Marcus Mekeng Sangat Peduli dan Fokus Berjuang untuk Perbaikan Pendidikan
Kumpulkan 200 Guru Hononer, Melchias Marcus Mekeng Komit Perjuangkan Anggaran Pendidikan dan Nasib Guru
Pemangku Adat Kecewa Terkait Pola Pikir Pejabat Partai dan Pemberian Gelar Raja untuk Jokowi
Kader Kesehatan Puskesmas Riaraja Jadi ‘Jembatan Emas’ Temukan Kasus Suspek TBC Secara Dini
PAN Ende Gelar Rakerda dan Lantik Pengurus DPC, AYO: Ini Rumah Besar untuk Semua
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:23 WITA

Pesta Demokrasi Pilkades Aeramo, Arton Togo: Saya Terpanggil Meneruskan, Menjaga dan Merawat Warisan Leluhur

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:32 WITA

Disarpus Sikka Gandeng BILIK Siapkan Generasi Muda NTT Tembus Perguruan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:22 WITA

Omzet Turun Drastis, Sejumlah Pedagang Diduga Bangkrut dan Hengkang dari Pasar Batu Cermin

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:21 WITA

BBKSDA NTT Gandeng Warga Tanam Ratusan Anakan Pohon di Manggarai Timur

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:50 WITA

Kumpulkan 200 Guru Hononer, Melchias Marcus Mekeng Komit Perjuangkan Anggaran Pendidikan dan Nasib Guru

Berita Terbaru

Opini

Larangan Merokok Sambil Mengemudi

Senin, 10 Agu 2026 - 09:03 WITA