Oleh: RD. Dr. Rofinus Neto Wuli, S.Fil, M.Si (Han)
TAK seorang pun di antara kita yang menghendaki adanya musibah, termasuk musibah gempa tektonik Flores sebagaimana yang dialami warga Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) 15 Agustus 2026 lalu.
Setiap bencana apa pun, termasuk gempa tektonik selalu mengundang duka, trauma, dan bisa saja berdampak psikologis yang agak panjang bila korban tak ditangani dengan baik pascakejadian.
Dalam kondisi seperti ini kehadiran para pihak dan dukungan elemen warga yang dikonkretkan dalam sikap berbelarasa dan bersolider dengan para koran sangat urgen untuk dilakukan. Dukungan elemen penting agar para korban tidak mengalami keterpurukan panjang sebagai dampak dari setiap musibah yang terjadi.
Menyadari penting upaya pertolongan terhadap korban terutama di masa tanggap darurat maka Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL Lemhannas) bergerak cepat hadir di tengah penyintas gempa untuk menjalankan misi kemanusiaan dengan memberikan pertolongan agar korban bertahan hidup dan bisa bangkit dari keterpurukan yang ada.
Sekilas Gempa Tektonik Flores
Gempa tektonik berkekuatan 7,7 skala richter mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Gempa ini menyebabkan ratusan warga meninggal dunia, ribuan warga mengalami luka, dan puluhan ribu rumah mengalami kerusakan.
Data resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan bahwa warga yang meninggal akibat gempa berkekuatan 7,7 skala richter itu sebanyak 136 orang dan lebih dari 1.776 orang mengalami luka.
Selain korban manusia, gempa yang awalnya berpusat di Mbay, Kabupaten Nagekeo ini juga menyebabkan lebih dari 98.086 lebih rumah mengalami kerusakan, di mana 26.343 di antaranya masuk kategori kerusakan berat.
Data di atas sudah dan sedang dilakukan verifikasi oleh tim verifikasi. Hingga saat ini, rumah yang sudah terverifikasi sebanyak 51.591 unit rumah atau 50,39%.
Ada pun rincian kerusakan dari total rumah yan sudah terverifikasi menunjukkan bahwa rumah yang rusak berat sebanyak 2.382 rumah, rusak sedang 7.276 rumah, dan rusak ringan 14.177 unit rumah.









