Mengapa? Dalam konteks KBBM dengan penekanan pada program pemberdayaan kapasitas masyarakat diharapkan kita dapat mendorong dan memotivasi elemen warga untuk terus berinisiatif melakukan aksi nyata seperti mengurangi dampak bencana yang sudah, sedang dan bakal terjadi di lingkungan di mana pun manusia berada.
Wujud kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat yang dapat dilakukan di antaranya pemberdayaan masyarakat seperti pembekalan masyarakat sebelum bencana, saat bencana dan pascabencana; upaya pengurangan risiko bencana, dan pelbagai wujud KBBM lainnya.
Ada beberapa wujud KBBM yang perlu dilakukan oleh masyarakat di antaranya menghentikan segala kegiatan penambangan khususnya di Flores yang nota bene tercatat sebagai zona merah kebencanaan gempa bumi; pentingnya membangun sarana hunian yang ramah lingkungan dan sesuai kondisi kebencanaan di wilayahnya; pentingnya membentuk dan mengaktifkan relawan kemanusiaan, aktif melakukan pencerahan seputar bencana dan siap menjadi relawan kapan saja.
Sementara bagi BPBD atau instansi terkait lainnya perlu diagendakan untuk terus melakukan sosialisasi dan kegiatan simulasi terkait kebencanaan yang melibatkan banyak pihak.
Materi sosialisasi di antaranya seputar pentingnya kesiapsiagaan bencana, dan pelbagai upaya untuk meminimalisasi dampak bencana alam.
Sedangkan wujud solidaritas kemanusiaan ditunjukkan dengan sikap keikhlasan warga untuk membantu sesama yang menjadi korban bencana, baik dalam bentuk dukungan material/sumbangan suka rela, dukungan moril, maupun wujud solidaritas kemanusiaan lainnya.
Kiranya program kesiapsiagaan berbasis masyarakat dan semangat solidaritas kemanusiaan yang sudah dibangun dan mengakar dalam diri masyarakat kita selama ini dapat terus dimaksimalkan demi terwujudnya tatanan masyarakat yang lebih baik, khususnya para korban bencana gempa tektonik Flores dalam bingkai manajemen bencana yang lebih baik.
Dalam kaitan misi kemanusiaan terhadap para korban gempa tektonik Flores ini, dan pentingnya implementasi konkret solidaritas kemanusiaan, kita semua apa pun agamanya dipanggil untuk berbelarasa dan bersolider untuk peduli sesama yang mengalami bencana terutama para penyintas gempa Flores dengan memberikan pelayanan yang tulus, terus merajut kesiapsiagaan untuk memaknai dan menghadapi setiap bencana alam demi pematangan pembaktian diri kita pada nilai-nilai kemanusiaan universal, terutama dalam misi kemanusiaan untuk bersolider dengan para korban gempa tektonik Flores.









