Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores - FloresPos Net - Page 10

Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RD. Dr. Rofinus Neto Wuli, S.Fil, M.Si (Han)

RD. Dr. Rofinus Neto Wuli, S.Fil, M.Si (Han)

Ketiga, tahapan jangka panjang. Dalam tahapan ini IKAL Lemhannas akan berkolaborasi dengan pemerintah setempat untuk pemulihan dan pembangunan kembali rumah-rumah dan fasilitas umum yang rusak.

Penutup

Demikianlah gambaran sekilas gempa tektonik Flores, wujud aksi solidaritas kemanusiaan yang dilakukan elemen warga, dan misi kemanusiaan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores yang sudah dijalankan pada saat masa tanggap darurat.

Tulisan khusus terkait misi kemanusiaan IKAL Lemhannas ini bukan dimaksudkan untuk dilihat secara kuantitas, tetapi harus dibaca sebagai panggilan kemanusiaan dengan satu pesan utama terkait pentingnya bersolider dan berbelarasa dengan sesama, khusus para korban gempa yang karena alasan tertentu belum mendapatkan bantuan.

Baca Juga :  Kondisi Fiskal Flores Timur dan Euforia Pencinta Sepak Bola

Dalam misi dan panggilan kemanusiaan ini, IKAL Lemhannas terpanggil untuk melakukan aksi-aksi konkret dengan bersolider dan berbelarasa dengan warga terdampak. Panggilan kemanusiaan inilah yang mestinya terus digemakan oleh siapa dan apa pun profesinya, termasuk IKAL Lemhannas.

Dalam konteks ini, kita seharusnya apa pun agama kita mesti terus berbelarasa dengan kaum tak bersuara (voice of voiceless) dan kaum terpinggirkan (voice for the periphery), terutama para penyintas gempa.

Dengan upaya kemanusiaan yang kita lakukan kita berharap agar para penyintas gempa mendapatkan sentuhan pelayanan kemanusiaan yang bermartabat.

Baca Juga :  Membangun Solidaritas Global (Catatan di Hari AIDS Sedunia Perspektif Sosiologi Agama)

Kita semua–entah sebagai pemuka agama, jurnalis, relawan, RT, RW, kepala desa/lurah, camat, aktivis kemanusiaan, ibu rumah tangga, penjual sayur, nelayan, ojek, dan aneka profesi lainnya, termasuk IKAL Lemhannas terpanggil untuk menjalankan misi kemanusiaan yang sama dengan penyintas gempa baik atau tidak baik waktunya.

Kiranya misi kemanusiaan yang dijalankan ini memotivasi elemen bangsa apa pun agamanya untuk bersolider,berbelasara dengan para korban kebencanaan, dan selalu berpihak pada komitmen bersama untuk peduli para korban bencana, orang-orang kecil dan kaum terpinggir lainnya.

Berita Terkait

Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan
Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)
Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri
Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi
Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern
Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan
Tanah yang Menolak Dibungkam
Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:37 WITA

Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WITA

Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:42 WITA

Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:01 WITA

Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA