Gempa Tektonik Flores, Jurnalisme Terlibat, dan Pers Sebagai Pilar Keempat Demokrasi - FloresPos Net - Page 2

Gempa Tektonik Flores, Jurnalisme Terlibat, dan Pers Sebagai Pilar Keempat Demokrasi

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 18:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solidaritas Kemanusiaan

Gempa tektonik berkekuatan 7,7 skala richter yang mengguncang Pulau Flores dan sekitarnya pada 15 Agustus 2026 lalu menjadi perhatian masyarakat Indonesia dan dunia, termasuk para pegiat literasi dan jurnalis.

Gempa tektonik ini meluluhlantakkan Flores. Ratusan warga kehilangan nyawa, dan ribuan lainnya terluka.
Selain itu, data yang dikeluarkan otoritas berwewenang menyebutkan bahwa ada puluhan ribu rumah warga dan fasilitas umum mengalami rusak parah.
Kondisi yang sangat memprihatikan ini melahirkan sikap empati dan berbelarasa dari pelbagai komponen bangsa, dan bahkan menjadi perhatian dunia.

Paus Leo XIV pemimpin tertinggi 1,4 miliar lebih umat Katolik dunia yang juga pemimpin Negara Vatikan melalui telegram resmi menyatakan kesedihan mendalam atas kerusakan besar korban jiwa di Flores. Paus Leo juga mendoakan korban yang meninggal dunia, warga yang luka-luka serta keluarga yang kehilangan orang tercinta.

Baca Juga :  Reo dan Pilihan Masa Depan: Membangun dari Laut atau Menggali dari Perut Bumi?

Sri Paus memberikan semangat kepada pemerintah dan gereja setempat yang bekerja keras menyalurkan bantuan kemanusiaan, dan pelbagai dukungan materiil dan moril lainnya.

Dalam konteks dalam negeri, elemen bangsa, pemerintahan pusat melalui Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, jajaran kementerian, Basarnas, BNPB, para gubernur, para bupati, para uskup, para kongregasi, jajaran TNI-Polri,partai politik, institusi agama dan keagamaan, unsur pemuda, dan para pemerhati kemanusiaan lainnya seperti Ordo Karmel Indonesia Timur, Politenik Cristo Re Maumere, SMA Negeri 2 Sendawar Kaltim dan para donatur lainnya dengan caranya masing terlihat aktif meringankan beban para penyintas, baik dengan dukungan bantuan kemanusiaan, kehadiran di lokasi kejadian, sebagai relawan atau pun wujud dukungan lainnya.

Baca Juga :  Mungkinkah Demokrasi Deliberatif dalam Kasus RS Pratama Solor

Dalam konteks Provinsi Gerejawi Nusa Tenggara terlihat sejumlah uskup di antaranya Uskup Agung Ende Mgr. Paul Budi Kleden, SVD; Uskup Sufragan Ruteng Mgr. Siprianus Hormat, Uskup Labuan Bajo Mgr. Maksimus Regus, dan Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro terus melakukan pelbagai misi kemanusiaan untuk meringankan penderitaan warga terdampak gempa.

Pelbagai bantuan kemanusiaan dan wujud kepedulian dari elemen bangsa di atas menggarisbawahi misi yang sama yakni pentingnya solidaritas kemanusiaan yang antara lain diwujudkan dengan bersolider dan berbelarasa dengan sesama terutama para korban gempa tektonik apa pun suku, agama, ras dan golongannya.

Berita Terkait

Menghubungkan Titik Terluar: Urgensi Transportasi Publik di Perbatasan Kalimantan Barat
Urgensitas Solidaritas Kemanusiaan Gempa Tektonik Flores dan Manajemen Kesiapsiagaan Bencana
‘Ketika Gempa Berlalu, Siapa yang Peduli pada Mama Imelda?’
Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka
Etika Kehadiran dan Passion Kemanusiaan
Trauma Healing Anak SD dan PAUD di Tengah Duka Gempa Flores
Jalur Sepeda di Jakarta: Antara Dilema Efektivitas, Mandat Regulasi, dan Solusi Masa Depan
Mewaspadai Solidaritas yang Berlapis Untung
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:16 WITA

Gempa Tektonik Flores, Jurnalisme Terlibat, dan Pers Sebagai Pilar Keempat Demokrasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:23 WITA

Menghubungkan Titik Terluar: Urgensi Transportasi Publik di Perbatasan Kalimantan Barat

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:56 WITA

Urgensitas Solidaritas Kemanusiaan Gempa Tektonik Flores dan Manajemen Kesiapsiagaan Bencana

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:55 WITA

‘Ketika Gempa Berlalu, Siapa yang Peduli pada Mama Imelda?’

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:46 WITA

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Berita Terbaru