Ketika Sekolah Hanya Menjadi Nama (Seruan Darurat untuk Menguatkan Partisipasi Semesta dan Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua) - FloresPos Net - Page 5

Ketika Sekolah Hanya Menjadi Nama (Seruan Darurat untuk Menguatkan Partisipasi Semesta dan Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua)

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jika guru dibebaskan dari jebakan administratif, energi profesional mereka dapat sepenuhnya dicurahkan untuk merancang pembelajaran yang bermakna dan membangun hubungan yang mendidik dengan peserta didik. Reformasi administrasi bukan soal kemudahan birokrasi semata, melainkan soal mengembalikan martabat pedagogis kepada profesi guru.

Penyelesaian masalah guru honorer harus menjadi prioritas nasional yang tidak boleh terus ditunda dengan alasan keterbatasan anggaran atau kompleksitas birokrasi. Pemerintah perlu merancang skema pengangkatan yang transparan dan berkeadilan, disertai sistem penggajian yang layak dan berkelanjutan bagi mereka yang telah terbukti berkontribusi selama bertahun-tahun.

Di sisi lain, rekrutmen guru baru harus dilakukan dengan standar kompetensi yang tinggi dan selektif, karena kualitas guru adalah faktor paling determinan dalam kualitas pendidikan. Investasi pada kesejahteraan guru bukan pengeluaran, melainkan modal jangka panjang yang berbunga dalam bentuk generasi yang cerdas dan berkarakter.

Baca Juga :  Menjaga Masa Depan Melalui Peran Sosial Guru

Untuk menangani krisis kesehatan mental peserta didik, pemerintah harus mengintegrasikan layanan konseling dan psikologi pendidikan sebagai bagian standar dari setiap sekolah, bukan sebagai fasilitas tambahan yang ada hanya di sekolah-sekolah tertentu.

Kurikulum pun perlu mengakomodasi pembelajaran sosial-emosional yang terstruktur, bukan hanya menggantungkannya pada inisiatif guru yang kerap tidak terstandar. Regulasi perlindungan peserta didik dari perundungan harus diperkuat dengan mekanisme pelaporan yang aman, cepat, dan responsif.

Sekolah yang sehat secara psikologis adalah prasyarat fundamental bagi pendidikan yang bermutu.

Kebijakan afirmasi yang serius dan terukur untuk daerah 3T harus menjadi pilar utama dalam peta jalan pendidikan bermutu Indonesia.

Baca Juga :  Hari Bapak Nasional dan Turnamen Eltari Memorial Cup 2025

Dana Alokasi Khusus untuk pendidikan perlu dipastikan benar-benar sampai ke daerah yang paling membutuhkan dengan sistem pengawasan yang ketat dan akuntabel, bebas dari jerat korupsi yang selama ini menggerogoti efektivitasnya.

Program guru penggerak dan guru perbatasan harus disertai insentif yang sungguh-sungguh menarik, bukan sekadar kebanggaan verbal tanpa dukungan finansial yang memadai. Tidak akan ada pendidikan bermutu untuk semua selama pemerintah belum mampu menjamin bahwa anak di ujung perbatasan memiliki hak yang sama persis dengan anak di pusat kota.

Pendidikan bermutu untuk semua bukan sebuah utopia yang mustahil, namun ia hanya akan terwujud jika bangsa ini bersedia jujur menghadapi akar persoalannya dan berani mengambil tindakan yang tidak populer namun perlu.

Berita Terkait

Antara Panggung Sandiwara, Fenomena Ijazah, dan Filosofi Non Scholae Sed Vitae Discimus
Menutup Celah Calo dan Membuka Akses Kerja: Urgensi Kolaborasi Lintas Kecamatan dalam Sosialisasi dan Mini Job Fair Dinas Nakertrans Sikka
Pancasila sebagai ‘Kalimatun Sawa’ di Tengah Tantangan Zaman
Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi
Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang
Integrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim
Doxing, Luka Psikologis, dan Krisis Empati di Ruang Digital
Yeremia dan Rubuhnya Berhala Modern
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:51 WITA

Antara Panggung Sandiwara, Fenomena Ijazah, dan Filosofi Non Scholae Sed Vitae Discimus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:13 WITA

Menutup Celah Calo dan Membuka Akses Kerja: Urgensi Kolaborasi Lintas Kecamatan dalam Sosialisasi dan Mini Job Fair Dinas Nakertrans Sikka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:50 WITA

Pancasila sebagai ‘Kalimatun Sawa’ di Tengah Tantangan Zaman

Senin, 28 September 2026 - 16:27 WITA

Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi

Senin, 28 September 2026 - 11:36 WITA

Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA