Ketika Sekolah Hanya Menjadi Nama (Seruan Darurat untuk Menguatkan Partisipasi Semesta dan Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua) - FloresPos Net - Page 2

Ketika Sekolah Hanya Menjadi Nama (Seruan Darurat untuk Menguatkan Partisipasi Semesta dan Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua)

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ironisnya, semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk urusan administratif, semakin sedikit waktu yang tersisa untuk refleksi pedagogis dan pengembangan kualitas pembelajaran.

Guru pun terjebak dalam lingkaran rutinitas yang menguras, bukan menginspirasi. Kesejahteraan guru, terutama guru honorer, juga masih menjadi luka yang belum sembuh dalam potret pendidikan Indonesia.

Jutaan guru honorer yang telah bertahun-tahun mengabdi menerima penghasilan yang jauh di bawah standar kelayakan hidup, sementara beban tugas mereka tidak berbeda secara signifikan dengan guru berstatus ASN.

Kondisi ini menciptakan demotivasi yang pelan tapi pasti menggerogoti semangat mengajar, dan pada akhirnya berdampak langsung pada kualitas interaksi guru dengan peserta didik di dalam kelas.

Ketika guru tidak sejahtera, sangat sulit mengharapkan mereka bisa sepenuhnya fokus memberikan yang terbaik bagi generasi penerus bangsa. Selain itu, program pelatihan dan pengembangan profesional guru sering kali tidak menyentuh kebutuhan nyata di lapangan.

Baca Juga :  Pilkada Nagekeo: Arah Perubahan Baru

Pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan seringkali bersifat seremonial, seragam untuk semua konteks sekolah, dan tidak disertai pendampingan berkelanjutan yang memungkinkan guru untuk benar-benar mengimplementasikan apa yang telah dipelajari.

Akibatnya, pengetahuan baru yang diperoleh menguap begitu cepat karena tidak ada ekosistem yang mendukung penerapannya secara konsisten. Guru dibiarkan berjuang sendirian menghadapi tantangan pembelajaran yang terus berkembang di era digital ini.

Tekanan psikologis yang dialami guru pun tidak bisa diabaikan begitu saja. Ekspektasi masyarakat dan orang tua yang sangat tinggi terhadap guru, tuntutan hasil ujian yang baik, ancaman pelaporan ke aparat jika memberikan sanksi mendidik kepada peserta didik, serta minimnya perlindungan hukum yang nyata, membuat profesi guru menjadi arena yang penuh ketegangan.

Baca Juga :  Invest-ASI Ibu di Era Milenial

Banyak guru muda yang potensial memilih untuk meninggalkan profesi ini atau bahkan mengurungkan niat sejak awal karena kondisi yang tidak kondusif tersebut. Kehilangan guru-guru berbakat adalah kerugian jangka panjang yang tidak ternilai bagi bangsa.

Suara yang Sering Tak Didengar: Krisis di Sisi Peserta Didik

Di sisi lain, peserta didik Indonesia menghadapi tekanan berlapis yang sering kali tidak tampak di permukaan laporan keberhasilan pendidikan nasional.

Berita Terkait

Antara Panggung Sandiwara, Fenomena Ijazah, dan Filosofi Non Scholae Sed Vitae Discimus
Menutup Celah Calo dan Membuka Akses Kerja: Urgensi Kolaborasi Lintas Kecamatan dalam Sosialisasi dan Mini Job Fair Dinas Nakertrans Sikka
Pancasila sebagai ‘Kalimatun Sawa’ di Tengah Tantangan Zaman
Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi
Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang
Integrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim
Doxing, Luka Psikologis, dan Krisis Empati di Ruang Digital
Yeremia dan Rubuhnya Berhala Modern
Berita ini 152 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:51 WITA

Antara Panggung Sandiwara, Fenomena Ijazah, dan Filosofi Non Scholae Sed Vitae Discimus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:13 WITA

Menutup Celah Calo dan Membuka Akses Kerja: Urgensi Kolaborasi Lintas Kecamatan dalam Sosialisasi dan Mini Job Fair Dinas Nakertrans Sikka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:50 WITA

Pancasila sebagai ‘Kalimatun Sawa’ di Tengah Tantangan Zaman

Senin, 28 September 2026 - 16:27 WITA

Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi

Senin, 28 September 2026 - 11:36 WITA

Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA