MAUMERE, FLORESPOS.net-Gempa bumi berkekuatan 7,7 skala ritcher mengguncang Pulau Flores S abtu (14/8/2026) sekitar pukul 05.48 Wita dengan kedalaman 15 km dengan pusat gempa di kedalaman 30 Km di Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
“Kami menerima informasi bahwa saat terjadi gempa, bangunan yang berada di Pelabuhan Laurens Say Maumere-Sikka rubuh dan menimpa 3 orang,” sebut Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, Sabtu (15/2025).
Fathur menambahkan, korban langsung dilarikan ke RS TC Hillers Maumere dimana saat dilakukan evakuasi satu orang perempuan dalam kondisi meninggal dunia.
“Saat ini Tim SAR Gabungan dari Kantor SAR Maumere telah menuju lokasi kejadian yang terdampak yaitu ke Kab. Nagekeo dan lokasi lain yang terdampak gempa. Untuk saat ini pendataan seluruh korban masih dikoordinasikan dengan BPBD setempat.” ungkapnya.
Sementara itu, Plt. Kepala BPBD Sikka Petrus Poling Wairmahing menyebutkan, update terakhir dampak gempa mengakibatkan 3 orang warga meninggal dunia.
Pet sapaannya menjelaskan, ketiga korban meninggal dunia yakni Bernadus Muda, Maria Diana Meliana dan Sophia dimana korban meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan ruang tunggu terminal penumpang di Pelabuhan Laurens Say Maumere.
Satu korban luka-luka bernama Leonardus Nopriyanto Waku, frater di Ritapiret yang melompat dari lantai 3 bangunan gedung di seminari tinggi tersebut.
Sementara satu korban luka lainnya bernama Polikarpus M.Supriadi berumur 7 tahun yang terjatuh di jalan semen SDK Tomu Desa Paubekor, Kecamatan Koting saat menyelamatkan diri bersama orang tuanya.
“Petugas kami sedang melakukan pendataan jumlah korban dan bangunan yang mengalami kerusakan dampak gempa Flores,” ungkapnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










