MAUMERE, FLORESPOS.net-Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 skala ritcher mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 05.58 Wita.
Dampak gempa membuat bangunan ruang tunggu penumpang milik PT.Pelindo di Pelabuhan Laurens Say Maumere mengalami kerusakan parah.
Bangunan plafon dan atap di lantai 2 ambruk sehingga membuat para penumpang yang sedang menunggu kedatangan kapal Pelni KM.Bukit Siguntang lari. berhamburan.
“Korban meninggal dunia sejauh ini 2 orang dan sudah dievakuasi ke RS TC Hillers Maumere,” sebut Plt.Sekda Sikka Margareth Movaldes da Maga Bapa, Sabtu (15/8/2026).
Femmy sapaannya mengatakan, gempa bumi yang terjadi mengakibatkan kerusakan bangunan dan pihaknya masih melakukan pendataan dan mengidentifikasi kerusakan yang terjadi.
Dirinya mengatakan korban meninggal atas nama Bernadus Muda (66 tahun) akibat tertimpa reruntuhan ba bangunan Pelabuhan L.Say Maumere.
Satu korban lainnya yakni Maria Diana Meliana (54 tahun) yang tertimpa reruntuhan beton rumah tinggal di Kelurahan Kota Uneng.
Femmy menambahkan, tim gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI dan Polri saat ini masih melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian.
Dampak gempa membuat warga Kota Maumere berhamburan ke luar rumah bahkan ada yang mengungsi hingga ke wilayah Kecamatan Nita yang berada di ketinggian akibat takut terjadi tsunami.
Puluhan mobil terlihat mengangkut warga ke luar dari pemukiman bahkan belasan mobil pick up terlihat mengangkut penumpang dan parkir di Lapangan Umum Kota Baru Maumere.
Kepanikan juga melanda RS TC Hillers Maumere dimana para keluarga pasien berlarian ke luar ruangan dan berdiri di halaman parkir kendaraan.
Para tenaga kesehatan juga turut melakukan evakuasi pasien ke halaman parkir seraya menunggu kondisi aman. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










