Angkutan Pelajar Aman (APA): Menjaga Keselamatan Siswa, Menghidupkan Angkutan Pedesaan Kabupaten Magelang - FloresPos Net

Angkutan Pelajar Aman (APA): Menjaga Keselamatan Siswa, Menghidupkan Angkutan Pedesaan Kabupaten Magelang

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Djoko Setijowarno

MENJAMIN keselamatan sekaligus kemudahan anak-anak dalam menuntut ilmu menjadi prioritas penting dalam pembangunan daerah. Berangkat dari tantangan mobilitas harian para pelajar, sebuah langkah nyata diciptakan untuk menghadirkan sarana transportasi sekolah yang aman, ramah, dan bebas biaya.

Guna mendukung aksesibilitas dan kualitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Perhubungan menghadirkan program Angkutan Pelajar Aman (APA), layanan angkutan sekolah gratis yang diperuntukkan bagi para siswa SMP.

Angkutan Pelajar Aman (APA) merupakan layanan angkutan gratis bagi siswa-siswi SMP yang memanfaatkan armada Angkutan Pedesaan (Angdes) eksisting. Melalui program ini, para pelajar difasilitasi transportasi gratis saat berangkat pada pagi hari dan pulang pada siang hari.

Di luar jam antar-jemput sekolah, Angkutan Pedesaan tersebut dapat kembali beroperasi melayani penumpang umum sesuai trayeknya.

Baca Juga :  Membayar Pajak Versus Koruptor: Menjaga Napas dan Jiwa Peradaban

Menurut Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang (2025), program Angkutan Pelajar Aman (APA) memberikan berbagai manfaat strategis, seperti mempermudah akses transportasi pelajar SMP saat berangkat dan pulang sekolah, mengurangi beban biaya pendidikan dari sektor transportasi, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, program ini turut membangkitkan kembali minat pelajar untuk menggunakan angkutan umum, meningkatkan pendapatan para sopir, sekaligus memberdayakan dan menjaga eksistensi angkutan pedesaan agar tetap beroperasi.

Berdasarkan data Satlantas Polres Kabupaten Magelang (2025), angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kelompok usia pelajar (10–19 tahun) tergolong cukup tinggi.

Di tingkat nasional, kelompok usia ini menempati peringkat kedua dengan kontribusi sebesar 23% (46.439 orang korban dari total 204.284 kejadian). Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Magelang, di mana kelompok pelajar juga berada di peringkat kedua dengan proporsi 19% (240 orang korban dari total 1.256 kejadian).

Baca Juga :  Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Elite

Setiap pengemudi angkutan perdesaan yang mengoperasikan program Angkutan Pelajar Aman (APA) menerima insentif sebesar Rp 135.000 per hari. Program ini beroperasi selama lima hari kerja (Senin hingga Jumat), atau sekitar 24 hingga 26 hari sekolah dalam sebulan.

Seluruh pengemudi tersebut bernaung di bawah tiga koperasi resmi, yaitu Koperasi Mekar Abadi Sentosa, Koperasi Rukun Mulyo, dan Koperasi Karter. Tahun 2026 bertambah 1 operator, yaitu Koperasi Sekar Langit Raharja, sehingga 4 koperasi dari 6 koperasi yang ada sudah yang menjadi operator angkutan pelajar di Kabupaten Magelang. Enam koperasi itu mengoperasikan 587 armada untuk angkutan perdesaan dan perbatasan.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

‘Jeritan Sunyi’ di Tanah Lamaholot
Menjaga Urat Nadi Kepulauan: Dari Angkutan Perintis hingga RUU Daerah Kepulauan
Mencari Wajah Tuhan di Antara Puing
Bersyukur di Tengah Bencana: Menemukan ‘Rumah Sejati’ dan Pengharapan Pasca Gempa Flores
Transportasi Publik sebagai Jaring Pengaman Ekonomi Kawasan Selatan Subosukawonosraten
Dari Tenda Tidur ke Tenda Belajar
Ketika Nafas Mereka Berakhir di Lembah Baliem
Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:58 WITA

‘Jeritan Sunyi’ di Tanah Lamaholot

Senin, 14 September 2026 - 11:02 WITA

Menjaga Urat Nadi Kepulauan: Dari Angkutan Perintis hingga RUU Daerah Kepulauan

Minggu, 13 September 2026 - 18:35 WITA

Bersyukur di Tengah Bencana: Menemukan ‘Rumah Sejati’ dan Pengharapan Pasca Gempa Flores

Minggu, 13 September 2026 - 17:01 WITA

Transportasi Publik sebagai Jaring Pengaman Ekonomi Kawasan Selatan Subosukawonosraten

Sabtu, 12 September 2026 - 12:58 WITA

Dari Tenda Tidur ke Tenda Belajar

Berita Terbaru

Opini

‘Jeritan Sunyi’ di Tanah Lamaholot

Senin, 14 Sep 2026 - 14:58 WITA

Nusa Bunga

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Senin, 14 Sep 2026 - 10:02 WITA