Oleh: Djoko Setijowarno
MENJAMIN keselamatan sekaligus kemudahan anak-anak dalam menuntut ilmu menjadi prioritas penting dalam pembangunan daerah. Berangkat dari tantangan mobilitas harian para pelajar, sebuah langkah nyata diciptakan untuk menghadirkan sarana transportasi sekolah yang aman, ramah, dan bebas biaya.
Guna mendukung aksesibilitas dan kualitas pendidikan, Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Perhubungan menghadirkan program Angkutan Pelajar Aman (APA), layanan angkutan sekolah gratis yang diperuntukkan bagi para siswa SMP.
Angkutan Pelajar Aman (APA) merupakan layanan angkutan gratis bagi siswa-siswi SMP yang memanfaatkan armada Angkutan Pedesaan (Angdes) eksisting. Melalui program ini, para pelajar difasilitasi transportasi gratis saat berangkat pada pagi hari dan pulang pada siang hari.
Di luar jam antar-jemput sekolah, Angkutan Pedesaan tersebut dapat kembali beroperasi melayani penumpang umum sesuai trayeknya.
Menurut Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang (2025), program Angkutan Pelajar Aman (APA) memberikan berbagai manfaat strategis, seperti mempermudah akses transportasi pelajar SMP saat berangkat dan pulang sekolah, mengurangi beban biaya pendidikan dari sektor transportasi, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Selain itu, program ini turut membangkitkan kembali minat pelajar untuk menggunakan angkutan umum, meningkatkan pendapatan para sopir, sekaligus memberdayakan dan menjaga eksistensi angkutan pedesaan agar tetap beroperasi.
Berdasarkan data Satlantas Polres Kabupaten Magelang (2025), angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kelompok usia pelajar (10–19 tahun) tergolong cukup tinggi.
Di tingkat nasional, kelompok usia ini menempati peringkat kedua dengan kontribusi sebesar 23% (46.439 orang korban dari total 204.284 kejadian). Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Magelang, di mana kelompok pelajar juga berada di peringkat kedua dengan proporsi 19% (240 orang korban dari total 1.256 kejadian).
Setiap pengemudi angkutan perdesaan yang mengoperasikan program Angkutan Pelajar Aman (APA) menerima insentif sebesar Rp 135.000 per hari. Program ini beroperasi selama lima hari kerja (Senin hingga Jumat), atau sekitar 24 hingga 26 hari sekolah dalam sebulan.
Seluruh pengemudi tersebut bernaung di bawah tiga koperasi resmi, yaitu Koperasi Mekar Abadi Sentosa, Koperasi Rukun Mulyo, dan Koperasi Karter. Tahun 2026 bertambah 1 operator, yaitu Koperasi Sekar Langit Raharja, sehingga 4 koperasi dari 6 koperasi yang ada sudah yang menjadi operator angkutan pelajar di Kabupaten Magelang. Enam koperasi itu mengoperasikan 587 armada untuk angkutan perdesaan dan perbatasan.
Editor : Wall Abulat
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










