Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo) - FloresPos Net - Page 2

Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 09:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Steph Tupeng Witin

Steph Tupeng Witin

Polres Nagekeo sejak era Kapolres AKBP Yudha Pranata memonopoli kebenaran. Berita tentang Waduk Lambo dan berbagai pelanggaran hukum yang melibatkan oknum polisi hanya boleh berasal dari Polres.

Di luar itu dinilai hoaks. Ada sejumlah oknum wartawan lokal yang masuk dalam kelompok mafia yang rutin mempublikasikan berita mereka. Mereka membentuk kelompok yang disebut Kaisar Hitam (KH) Destroyer.

Ketika orang lemah harus melawan orang kuat, orang lemah kalah. Yang menyedihkan, pihak yang kuat itu ada oknum polisi yang seharusnya menjadi pelindung rakyat lemah dan penegak keadilan. Siapakah orang kuat dan orang lemah itu?

“Orang kuat” di Nagekeo:
1. Oknum polisi yang seharusnya menegakkan hukum justru bersekutu dengan pelaku kejahatan.
2. Oknum pengacara yang seharusnya membela korban malah menjadi pemeras.
3. Oknum DPRD dan pengusaha memanfaatkan proyek negara untuk memperkaya diri.
4. “Tuan tanah dadakan” yang diciptakan oleh oknum polisi.
5. Oknum pejabat pemerintah yang menutup mata demi keuntungan politik atau finansial.
6. Mastermind orang kuat di Nagekeo ada di Jakarta yang diduga kuat punya kepentingan bisnis di Waduk Lambo.

Baca Juga :  Menteri PUPR Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Mauponggo

Semua mereka membuat rakyat kecil yang kehilangan tanah dan haknya tidak memiliki tempat untuk bersuara. Mereka menjadi “Melos” dalam konteks Nagekeo.

“Orang lemah” di Nagekeo
1. Rakyat pemilik tanah yang sah kehilangan lahan tanpa ganti rugi yang adil.
2. Ketika mereka melapor, aparat tidak memproses karena para pelaku memiliki “jejaring kuasa”.
3. Hukum dan moral berubah menjadi alat untuk membungkam, bukan melindungi.

Bukti Kerja Mafia Lambo

Oknum polisi yang diduga kuat sangat terlibat dalam membuat kekacauan di waduk Lambo adalah mantan Kapolres Yudha Pranata dan Polisi Servulus Tegu yan kini menjabat sebagai Kabag Ops Polres Nagekeo. Dulu Tegu menjabat Kasat Intel yang menjadi penggerak mafia di lapangan dengan menciptakan konflik untuk mengadudomba warga.

Baca Juga :  Warga Atakore Tolak Geothermal, Waiwejak Siap Dihancurkan PLN (Catatan untuk PLN dan Ketua Pokja PLTP Atadei)

Yudha dan Tegu ini didukung oleh sejumlah wartawan lokal yang tergabung dalam Kaisar Hitam (KH) Destroyer dan para “ATM berjalan” yang publik Nagekeo sudah lama tahu tapi hanya diam saja.

Ujung-ujung dari kehadiran dua oknum polisi ini adalah teror dan pemerasan. Banyak polisi yang masih baik dan bernurani di Polres Nagekeo yang tahu kelakuan dua oknum ini tapi memilih bungkam.

Banyak elite politik dan birokrasi Nagekeo juga tahu betul fakta ini tapi tidak mampu berbuat apa-apa. Kiblatnya: rakyat kecil khususnya warga terdampak terepresi dalam ketakutan dan teror gerombolan mafia waduk Lambo ini.

Berita Terkait

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)
Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo
Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis
Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia
Polemik, Kronologi 14 Bidang Tanah dan Terempasnya Dus Wedo
Mempertanyakan Posisi Moral Pater Mill (Catatan Sekenanya Saja untuk Tulisan di Media Luar Jangkauan)
Rakyat Nagekeo Harus Tolak Bungkam (Dukungan untuk Suku Redu, Isa dan Gaja)
Ketika Mafia “Merampok” Rezeki Warga di Waduk Lambo
Berita ini 5,246 kali dibaca
REDAKSI: "ORING" hadir setiap Senin dan Kamis dalam sepekan. Hanya di Florespos.net

Berita Terkait

Senin, 3 November 2025 - 18:05 WITA

Pembangunan Waduk Lambo Tersandung Ulah Mafia (Catatan Kritis untuk Propam Polda NTT)

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:23 WITA

Mewaspadai Terjangan Mafia Nagekeo

Senin, 27 Oktober 2025 - 12:55 WITA

Jangan Lagi Mengkriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:18 WITA

Jangan Biarkan Nagekeo Jatuh ke Tangan Mafia

Senin, 20 Oktober 2025 - 09:55 WITA

Ketika Keadilan Dirampas Kekuatan Mafia Nagekeo (Menelusuri Lebih Dalam Terjangan Mafia Nagekeo)

Berita Terbaru

Nusa Bunga

OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II

Senin, 27 Jul 2026 - 10:54 WITA

Opini

Pertobatan Hati untuk Solidaritas Persaudaraan Global

Senin, 27 Jul 2026 - 06:33 WITA