Maknai Yubileum 70 Tahun, Seminari Pius XII Kisol Gelar Bedah Buku “SANPIO Goes Synodal” - FloresPos Net - Page 7

Maknai Yubileum 70 Tahun, Seminari Pius XII Kisol Gelar Bedah Buku “SANPIO Goes Synodal”

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 15:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Salesman berharap bedah buku yang akan dimoderatori oleh RD. Ardus Tanis, S.S.Fil., S.Pd. dan dibedah oleh lima pakar terkemuka ini dapat memberikan inspirasi bagi pengembangan model pendidikan yang lebih holistik, tidak hanya di lingkungan seminari tetapi juga di institusi pendidikan lainnya di NTT.

“Kolaborasi 44 penulis dalam 38 manuskrip ini mencerminkan kekayaan perspektif yang dibutuhkan untuk menjawab kompleksitas tantangan masa depan, termasuk dalam bidang kesehatan masyarakat,” kata Prof. Selesman.

Momentum Penting Transformasi Pendidikan Seminari

Sementara Dr Jonas K.G. D. Gobang, S.Fil., MA., Rektor Universitas Nusa Nipa Maumere dan pakar komunikasi yang turut berkontribusi dalam buku “SANPIO Goes Synodal”, menyambut antusias penyelenggaraan seminar nasional bedah buku pada 6 September 2025.

Baca Juga :  Jumlah Pekerja Anak Meningkat. Save the Children Perkuat PATBM untuk Lindungi Anak dari Risiko Pekerjaan Berat

Sebagai salah satu dari 44 kontributor dalam bunga rampai bersejarah ini, Dr. Gobang melihat acara tersebut sebagai momentum transformatif bagi dunia pendidikan seminari di Indonesia.

“Buku ini bukan sekadar kumpulan tulisan akademis, melainkan blueprint perubahan paradigma pendidikan seminari yang sangat relevan dengan tantangan zaman,” ujar Dr. Gobang.

Dalam kontribusinya yang membahas “Relevansi dan Signifikansi Keterampilan Komunikasi dalam Kehidupan Para Calon Imam”, Doktor Gery Gobang menekankan pentingnya mempersiapkan calon pemimpin Gereja yang tidak hanya memiliki spiritualitas mendalam, tetapi juga kemampuan komunikasi yang efektif.

Dr. Gobang mengapresiasi konsep “5S” yang menjadi tulang punggung buku setebal 770 halaman ini.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Bupati Ende Djafar Achmad Pantau Harga Bapok di Pasar Mbongawani

“Sanctitas, Scientia, Sanitas, Sapientia, dan Solidaritas bukan konsep yang berdiri sendiri, melainkan saling terkait erat. Dalam konteks komunikasi, kelima elemen ini harus terintegrasi untuk menghasilkan komunikator yang autentik dan transformatif,” jelasnya.

Sebagai akademisi yang telah lama berkecimpung dalam dunia komunikasi, Dr. Gobang melihat urgensi pengembangan keterampilan komunikasi bagi calon imam di era digital.

“Para calon imam harus mampu berkomunikasi dengan berbagai kalangan, dari anak-anak hingga dewasa, dari masyarakat tradisional hingga generasi milenial dan Gen-Z. Mereka harus menguasai komunikasi interpersonal, komunikasi massa, hingga komunikasi digital,” ungkapnya.

Penulis : Wall Abulat

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa
Berita ini 765 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

Berita Terbaru

Opini

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:46 WITA