Sebagai salah satu kontributor dalam bunga rampai setebal 770 halaman ini, Prof. Salesman menggarisbawahi pentingnya dimensi “Sanitas” (Kesehatan Holistik dan Kesadaran Mental) sebagai salah satu dari lima pilar utama konsep “5S” yang menjadi fondasi buku tersebut.
“Kesehatan holistik bukan hanya tentang kondisi fisik semata, tetapi mencakup kesejahteraan mental, spiritual, dan sosial yang saling terkait,” ungkap Prof. Salesman saat dihubungi.
Menurut perspektif ahli kesehatan masyarakat yang telah berpengalaman puluhan tahun di NTT ini, kontribusinya dalam buku tersebut menekankan pada tantangan kesehatan masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang masih menghadapi berbagai persoalan kompleks.
“NTT memiliki karakteristik geografis kepulauan yang unik, dengan disparitas akses kesehatan yang masih menjadi tantangan besar. Melalui tulisan saya dalam buku ini, saya berusaha memberikan perspektif bagaimana pendekatan holistik dapat menjawab tantangan tersebut,” jelasnya.
Prof. Salesman mengapresiasi visi SANPIO yang menempatkan kesehatan sebagai modal fundamental dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan masa depan.
“Ketika kita berbicara tentang Sanctitas (kekudusan), Scientia (ilmu pengetahuan), dan Sapientia (kebijaksanaan), semua itu tidak akan dapat dicapai secara optimal tanpa fondasi Sanitas yang kuat. Kesehatan fisik dan mental menjadi prasyarat untuk dapat mengemban tugas-tugas berat dalam kepemimpinan,” paparnya.
Sebagai akademisi yang juga praktisi di bidang kesehatan masyarakat, Prof. Salesman melihat program hidden curriculum SANPIO yang akan mengkaji setiap artikel dalam buku ini selama tiga tahun ke depan sebagai terobosan edukatif yang patut diapresiasi.
“Ini bukan sekadar transfer knowledge, tetapi proses internalisasi nilai-nilai holistik yang akan membentuk karakter pemimpin masa depan yang memiliki kesadaran tinggi terhadap aspek kesehatan masyarakat.”
Rektor Universitas Citra Bangsa ini juga menekankan relevansi buku tersebut dengan kondisi global saat ini, di mana isu kesehatan mental semakin mendapat perhatian serius.
“Era digital dan perubahan sosial yang cepat memunculkan tantangan baru dalam kesehatan mental, terutama bagi generasi muda. Konsep Sanitas dalam buku ini menawarkan pendekatan yang komprehensif untuk menjawab tantangan tersebut.”
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando










