Maknai Yubileum 70 Tahun, Seminari Pius XII Kisol Gelar Bedah Buku “SANPIO Goes Synodal” - FloresPos Net - Page 3

Maknai Yubileum 70 Tahun, Seminari Pius XII Kisol Gelar Bedah Buku “SANPIO Goes Synodal”

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 15:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara bedah buku yang akan menghadirkan lima pembedah berkaliber nasional dari rektor universitas hingga praktisi diharapkan dapat memberikan perspektif komprehensif tentang masa depan pendidikan seminari.

“Kami mengundang tidak hanya kalangan internal, tetapi juga mitra sekolah, akademisi, dan masyarakat luas karena transformasi pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” kata Romo Praeses.

Kolaborasi Intelektual

Sementara Dr. Marianus Mantovanny Tapung, S.Fil., M.Pd sebagai editor buku mengaku bangga dan sekaligus tanggung jawab besar ketika melihat karya kolektif ini akan dibedah dalam seminar nasional pada 6 September 2025 mendatang.

Diakuinya, proses editorial yang memakan waktu hampir dua tahun ini bukan sekadar menyunting 38 manuskrip dari 44 penulis, melainkan upaya mengharmonisasikan beragam perspektif akademik menjadi satu visi kohesif tentang masa depan pendidikan seminari.

“Ketika pertama kali menerima amanah sebagai editor, saya menyadari bahwa buku ini harus menjadi lebih dari dokumentasi yubileum. Bersama tim penyunting, kami merancang struktur “5S” – Sanctitas, Scientia, Sanitas, Sapientia, dan Solidaritas – sebagai kerangka filosofis yang tidak hanya mencerminkan tradisi SANPIO, tetapi juga menjawab tantangan pendidikan abad ke-21,” kata Doktor Mantovanny.

Baca Juga :  Sisa Waktu Tiga Bulan, Baru 7 Anggota Terpilih DPRD Flotim yang Lapor Harta Kekayaan Penjabat

Proses kuratorial yang ketat dilakukan untuk memastikan setiap artikel, lanjutnya, berkontribusi pada narasi besar tentang transformasi pendidikan seminari.

“Kami tidak hanya mencari tulisan berkualitas akademik tinggi, tetapi juga gagasan yang berani, inovatif, dan contextually relevant. Diskusi intensif dengan para kontributor, mulai dari akademisi senior seperti Prof. Dr. Frans Salesman (Pakar ilmu kesehatan Masyarakat, Rektor UCB Kupang), Prof. Hiro Darong (Dosen Unika St. Paulus Ruteng), Prof. Dr. Gabriel Lele dari UGM, Dr. Gery Gobang (Rektor Unipa Maumere), dll, hingga praktisi seperti kk Romanus Ndau (alumnus Sanpio), menghasilkan dialektika intelektual yang memperkaya substansi buku,” katanya.

Menurutnya, kehadiran Gubernur NTT Emanuel M. Laka Lena dan Praeses RD. Fransiskus H. Warman dalam acara bedah buku menunjukkan pengakuan terhadap signifikansi karya ini, bukan hanya bagi SANPIO, tetapi juga bagi pengembangan pendidikan di NTT. Lima pembedah yang dipilih merepresentasikan keberagaman perspektif: dari rektor universitas, dosen, hingga alumnus praktisi, memastikan analisis yang komprehensif dan multiperspektif.

Baca Juga :  Kapolres Manggarai Timur Terima Penghargaan Menteri Sosial Republik Indonesia

“Yang membuat saya optimis adalah komitmen SANPIO menjadikan buku ini bagian dari hidden curriculum. Setiap bulan selama tiga tahun, siswa seminari akan mendiskusikan artikel-artikel ini dalam seminar akademik. Ini bukan hanya latihan intelektual, tetapi proses transformasi mindset generasi muda seminaris agar mampu menjadi agen perubahan di masyarakat,” katanya.

Konsep “Goes Synodal” yang dipilih sebagai tema sentral, lanjutnya mencerminkan semangat kebersamaan, partisipasi, dan tanggung jawab bersama dalam membangun masa depan. Hal ini sejalan dengan visi Gereja universal tentang sinodalitas, namun dicontextualisasikan dalam realitas pendidikan seminari Indonesia.

Penulis : Wall Abulat

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Warga Ende Dilarang Membeli Barang Dagangan Pedagang Kaki Lima yang Jual di Badan Jalan dan Trotoar
Technical Delegate PSSI Visitasi Stadion Marilonga Ende, Ini Catatan untuk Pembenahan
Pesan Penting Uskup Maumere Saat Tahbiskan Tujuh Imam Baru Ordo Karmel
Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital
Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
Berita ini 791 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:57 WITA

Warga Ende Dilarang Membeli Barang Dagangan Pedagang Kaki Lima yang Jual di Badan Jalan dan Trotoar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:49 WITA

Technical Delegate PSSI Visitasi Stadion Marilonga Ende, Ini Catatan untuk Pembenahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:46 WITA

Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Mitos Energi Bersih dan Ancaman Ekologis

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:03 WITA

Opini

Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:33 WITA