“Ini adalah terobosan brilian. Buku tidak akan menjadi pajangan, melainkan hidup dalam diskusi dan refleksi siswa. Inilah yang saya sebut sebagai ‘living document’,” katanya dengan antusias.
Dari perspektif akademis, Dr. Habur menilai kolaborasi 44 penulis dalam menghasilkan karya setebal 770 halaman ini mencerminkan kekayaan intelektual yang luar biasa.
“Sebagai Rektor UNIKA St. Paulus Ruteng, saya melihat ini sebagai model ideal kolaborasi akademik. Keragaman latar belakang penulis-dari para uskup, pastor, akademisi, hingga praktisi – menghasilkan perspektif yang komprehensif dan kontekstual.”
Sebagai mantan formator, RD. Manfred memahami betul tantangan pembentukan karakter dan intelektualitas calon imam.
“Konsep Sanctitas sebagai fondasi utama sangat tepat. Tanpa spiritualitas yang mendalam, semua pencapaian akademis akan kehilangan makna. Namun, buku ini juga menekankan pentingnya Scientia dan Sapientia untuk melahirkan pemimpin yang tidak hanya saleh, tetapi juga cerdas dan bijaksana.”
Dr. Habur juga mengapresiasi penekanan pada Sanitas dan Solidaritas.
“Di era yang semakin individualistis dan penuh tekanan, kesehatan mental dan fisik calon imam menjadi concern utama. Sementara solidaritas mengajarkan mereka untuk tidak hidup dalam menara gading, melainkan terlibat aktif dalam persoalan kemanusiaan global.”
Dalam kapasitasnya sebagai pembedah buku, RD. Manfred berkomitmen untuk memberikan analisis kritis yang konstruktif.
“Saya akan fokus pada aspek formasi berkelanjutan dan relevansinya dengan tuntutan zaman. SANPIO telah menunjukkan visi 30 tahun ke depan yang sangat strategis, dan ini patut diapresiasi sekaligus dikritisi untuk penyempurnaan.”
Acara bedah buku ini dinilai RD. Manfred. sebagai momentum penting dalam membangun jejaring akademik dan pastoral yang lebih kuat antara UNIKA St. Paulus Ruteng dan SANPIO.
Pentingnya Dimensi “Sanitas”
Sementara Prof. Dr. Frans Salesman, SE., M.Kes., Rektor Universitas Citra Bangsa Kupang dan pakar kesehatan masyarakat terkemuka, menyambut antusias peluncuran buku “SANPIO Goes Synodal: Revolusi Pendidikan Melalui Spiritualitas Ekaristi Transformatif.”
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando










