PAD Flores Timur Ngos-ngosan Parkir Dua Digit - FloresPos Net - Page 6

PAD Flores Timur Ngos-ngosan Parkir Dua Digit

- Jurnalis

Minggu, 19 Januari 2025 - 09:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi PAD

Ilustrasi PAD

Ada lagi yang menarik. Suatu sore, saya duduk santai di turap areal kawasan Pieta atau Mater Dolorosa hingga Kelurahan Larantuka.

Saya tertarik dengan obrolan kecil beberapa orang muda yang juga sedang santai menikmati deburan ombak laut–nongkrong sambil ngopi di turap itu.

Begini obrolan kecil mereka. Turap ini dibangun begitu bagus. Selama ini tidak dimanfaatkan–dibiarkan nganggur. Alangkah baiknya, salah satu sisi di buka untuk pintu masuk parkiran kendaraan. Bisa juga, disediakan kafe-kafe kecil.

Pengunjung atau setiap kendaraan orang yang nongkrong di bibir turap dan kafe-kafe, ya wajib bayar parkiran. Bukan parkir di badan jalan. Seperti sekarang ini.

Baca Juga :  Irama Keindahan yang Menyatukan (sisipan untuk Fanfare Keuskupan Larantuka)

Kemudian, saya tahu, orang-orang muda itu dari luar Kabupaten Flores Timur. Dari Jakarta. Mereka hanya sebentar. Ada tugas dan pekerjaan di Kota Larantuka. Mereka jeli melihat potensi dan peluang meraup PAD. Baru dari parkiran saja.

Tengok lagi, kawasan Taman Kota Felix Fernandez. Di bagian barat dan bagian timur sejatinya ada parkiran. Lihat sekarang. Apa jadinya?. Sudah penuh bangunan dan lainnya. Tidak bisa parkir.

Alhasil, badan jalan utama jadi tempat parkiran pengunjung taman dan jajanan malam di kawasan Taman Kota Felix Fernandez. Sekaligus, tempat parkir dan bongkar muatan angkutan umum–bus antar kabupaten.

Baca Juga :  Anton Doni Dihen Ngopi Sore Bersama Penyintas Erupsi Lewotobi di Posko Bokang

Belum lagi, Dinas Perikanan dan Pertanian serta perkebunan. Ini lumbung PAD. Setiap kendaraan pengangkut hasil ikan dan hasil laut lainnya yang keluar wilayah Flores Timur wajib ditarik retribusi antardaerah di perbatasan.

Termasuk hasil komoditi pertanian. Wajib boarding atau ditarik retribusi setiap kendaraan pengangkut hasil komoditi keluar antardaerah.

Kalau tidak. Sampai akhir tahun anggaran, PAD Flores Timur parkir di angka Rp 30-50 miliar. Apalagi di posisi dua digit ini saja, ngos-ngosan. Menyedihkan!. Tiap tahun berharap dan bergantung sepenuhnya pada alokasi anggaran dari pusat.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam
SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti
Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat
Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat
Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar
Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ende Gelar Turnamen Futsal
HUT Ke-19, KSP CU Gerbang Kasih KAE Resmikan Kantor Cabang Mbay
Dampak Penertiban, Pedagang Pasar Alok Minta Pemerintah Ganti Rugi Barang Yang Rusak
Berita ini 1,116 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WITA

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam

Senin, 15 Juni 2026 - 20:13 WITA

SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti

Senin, 15 Juni 2026 - 13:49 WITA

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Juni 2026 - 12:27 WITA

Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:53 WITA

Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar

Berita Terbaru

Ekonomi

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Jun 2026 - 13:49 WITA