PAD Flores Timur Ngos-ngosan Parkir Dua Digit - FloresPos Net - Page 4

PAD Flores Timur Ngos-ngosan Parkir Dua Digit

- Jurnalis

Minggu, 19 Januari 2025 - 09:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi PAD

Ilustrasi PAD

Kantong penerimaan PAD Dinas Perhubungan–sudah pasti-selama ini berasal dari retribusi parkiran, retribusi pelabuhan/jembatan tambahan perahu (JTP) dan retribusi terminal angkutan umum. Itu belum termasuk penerimaan pendapatan operasional kendaraan “Bus Sekolah” yang sudah berubah nama “Transhub”.

Dinas PU, salah satunya sewa alat berat. Dinas Lingkungan Hidup, sudah biasa pula. Penerimaan retribusi sampah dan pengolahan persampahan. Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan dan Peternakan, salah satunya berasal dari kebun bibit tanaman pertanian dan peternakan.

Dinas Perikanan, salah satunya pengelohan ikan dan hasil laut lainnya. Dinas Kesehatan, penerimaan berasal dari pendapat Puskesmas. Dinas Komunikasi dan Informatika berasal dari RSPD dan mobil koling. Dinas Pariwisata, salah satunya retribusi/karcis masuk obyek-obyek wisata milik pemerintah daerah.

Baca Juga :  Demonstrasi Damai FMPD Berakhir dengan Nyanyi Bareng Aparat dan DPRD Manggarai Barat

RSUD Larantuka, salah satunya dari retribusi penggunaan fasilitas dan lainnya. Tapi, sekarang, penerimaan PAD dari RSUD Larantuka tidak disetor ke kas daerah.

Karena rumah sakit ini sudah berstatus BLUD: Badan Layanan Umum Daerah. Daerah hanya mencatat besarnya penerimaan PAD. Penerimaan PAD, sepenuhnya dikelola oleh RSUD Larantuka.

Masih. Ada dua sumber atau kantong PAD Flores Timur lagi yang–bisa saja luput dari pantauan dan informasi publik, yakni PDAM dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Selama ini, tidak diumumkan secara terbuka berapa kontribusi PAD untuk daerah ini dari PDAM dan BPR. Hampir setiap tahun anggaran, ada penyertaan modal daerah ke dua perusahaan plat merah milik daerah ini.

Baca Juga :  Julie Laiskodat Berbagi Kasih dengan Warga Mautapaga, Berikan Sembako ke Umat Muslim

Penerimaan PAD ini mengacu sesuai aturan baku. Jadilah. Mencari dan meningkatkan penerimaan PAD seperti berburu di kebun binatang. Itu-itu saja (Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah, dan lain-lain PAD yang sah). Ya itu tadi, sesuai aturan baku atau yang ditetapkan.

Mencari dan meningkatkan penerimaan PAD itu harus seperti berburu di hutan rimba. Harus punya ide-ide brilian. Harus punya ide out of box, di luar dari biasa. Harus inovatif dan harus pula kreatif.

Raup PAD dari semua potensi yang ada di daerah ini. Berkacalah pada Desa Rancah di Kecamatan Rancah.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia
PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar
Bhayangkara Presisi Singkirkan Putra Nangapanda, GP VBC Hentikan Langkah History VBC
Parekraf Manggarai Timur Beri Pelatihan Bagi Pengurus Pokdarwis Savana Tanjung Bendahara
Kapten NVBC Sebut Soekarno Cup 1 jadi Pemicu Bangkitnya Turnamen Voli di Ende
Lape Cup III, Merpati FC Towak Tembus Final
Program MBG Belum Memberikan Dampak Siginifikan Bagi Petani di Daerah
Siswa SMKN di Manggarai Praktek Budidaya Semangka Sistem Irigasi Tetes di Maumere
Berita ini 1,131 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:30 WITA

Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:16 WITA

PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:08 WITA

Bhayangkara Presisi Singkirkan Putra Nangapanda, GP VBC Hentikan Langkah History VBC

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:37 WITA

Parekraf Manggarai Timur Beri Pelatihan Bagi Pengurus Pokdarwis Savana Tanjung Bendahara

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Kapten NVBC Sebut Soekarno Cup 1 jadi Pemicu Bangkitnya Turnamen Voli di Ende

Berita Terbaru