Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores - FloresPos Net

Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 19:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pius Jemadu, S.Fil.

Pius Jemadu, S.Fil.

Oleh: Pius Jemadu, S.Fil.

GEMPA bumi yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 dan gempa-gempa susulan setelahnya bukan hanya merobohkan rumah-rumah dan bangunan ibadat.

Gempa itu juga mengguncang hati banyak orang. Ribuan keluarga harus menjalani hari-hari dalam ketidakpastian, kehilangan tempat tinggal, rasa aman, bahkan kehilangan orang-orang yang mereka cintai.

Dalam situasi seperti itu, yang paling dibutuhkan bukan hanya bantuan material, melainkan juga kepedulian dan rasa persaudaraan.

Baca Juga :  Catatan Reflektif 78 Tahun Indonesia Merdeka

Banyak orang terlibat sebagai relawan. Pelayanan ini memperlihatkan kepada begitu besarnya hati orang-orang yang mau berbagi. Ada para donatur yang dengan tulus menyisihkan sebagian rezekinya.

Bahkan ada yang memberi dari apa yang sebenarnya mereka butuhkan untuk keluarga mereka sendiri. Mereka percaya bahwa sedikit yang mereka berikan dapat menjadi harapan bagi saudara-saudari yang sedang menderita.

Baca Juga :  Festival Lamaholot, Identitas dan Kohesi Sosial

Para relawan tanpa mengenal lelah turun ke jalan, berdiri di bawah terik matahari, mengetuk hati masyarakat, menggalang bantuan demi solidaritas bagi korban gempa Flores.

Mereka mengorbankan waktu, tenaga, bahkan biaya pribadi agar bantuan dapat terkumpul dan sampai kepada mereka yang membutuhkan. Semua dilakukan bukan demi pujian, melainkan karena rasa kemanusiaan.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan
Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)
Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri
Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi
Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern
Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan
Tanah yang Menolak Dibungkam
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:37 WITA

Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WITA

Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:42 WITA

Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:01 WITA

Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA