Bencana seharusnya membuat manusia semakin rendah hati. Sebab ketika alam bergerak, kita sadar bahwa manusia begitu kecil. Rumah yang kita banggakan dapat runtuh. Harta yang kita kumpulkan bertahun-tahun dapat hilang dalam hitungan detik.
Kenyamanan yang kita nikmati dapat lenyap tanpa pemberitahuan. Dalam keadaan seperti itu, apakah masih pantas kita memelihara kesombongan?
Bencana justru mengajarkan bahwa kita membutuhkan satu sama lain. Hari ini mungkin kita yang menerima bantuan. Besok bisa jadi kita yang berada dalam posisi memberi. Hari ini kita berada dalam kesulitan. Besok mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada kita untuk menolong orang lain. Karena itu, tidak ada alasan untuk merasa lebih tinggi daripada orang lain.
Gempa atau bencana apa saja boleh membuat kita menangis, tetapi jangan sampai membuat kita kehilangan kemanusiaan.
Pada akhirnya, ukuran terbesar dari sebuah masyarakat yang sedang dilanda bencana bukanlah seberapa banyak bantuan yang diterima, melainkan seberapa kuat masyarakat itu menjaga martabat, persaudaraan, solidaritas dan rasa syukur di tengah penderitaan.
Tugas kita bukan hanya membantu korban melewati bencana, tetapi juga membantu menemukan kembali wajah kemanusiaan di tengah bencana.
Semoga gempa Flores tidak hanya dikenang sebagai peristiwa yang membawa duka, tetapi juga sebagai pengingat bahwa bangsa ini memiliki begitu banyak orang berhati mulia.
Editor : Wall Abulat
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










