Program Big Push ini berlanjut ke alokasi APBD tahun 2026. Di semester pertama tahun anggaran ini, banyak item besar direncanakan dan boleh jadi sudah terlaksana atau terealisasi.
Yakni, pengadaan alat dan bahan pendukung pembangunan sentral peternakan sapi, dengan pagu anggaran Rp233.957.090. Pengadaan panel surya untuk sentra peternakan sapi, pagu Rp65.000.000.
Pengadaan mobil operasi sentral peternakan sapi dengan pagu Rp220.000.000, pengadaan pembangunan mess, gudang pakan dan minuman sapi dengan pagu Rp296.000.000.
Masih di semester pertama tahun 2026. Jasa konsultasi pengawasan pembangunan mess, gedung pakan, tempat pakan dan minuman sapi dengan pagu anggaran Rp11.840.000.
Juga jasa perencanaan pembangunan mess, gedung pakan, tempat pakan dan minuman sapi, dengan pagu Rp8.880.000. Belum terhitung biaya jasa penyusunan UKL/UPL.
Total keseluruhan–anggaran tahun 2025 dan semester pertama tahun 2026 itu sekitar lebih dari Rp 2 miliar. Atau lebih dari Rp 2 miliar habis terpakai untuk nomenklatur Program Big Push Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo. Ini, belum terhitung alokasi anggaran untuk item-item kegiatan kecil lainnya.
Perubahan Skema Jadi Sub Sentra
Ditengah jalan–setidaknya akhir Agustus hingga awal September 2026 atau tiga bulan sebelum berakhir tahun anggaran, babak baru itu muncul.
Bupati Flores Timur Anton Doni merubah skema dari sentra peternakan menjadi sub sentra. Perubahan itu terjadi pada akhir Agustus dan pekan pertama September 2026.
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Anton Harus
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya










