Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi? - FloresPos Net - Page 2

Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 19:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur. Gambar diambil Mei 2026

Lokasi Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur. Gambar diambil Mei 2026

Program Big Push ini berlanjut ke alokasi APBD tahun 2026. Di semester pertama tahun anggaran ini, banyak item besar direncanakan dan boleh jadi sudah terlaksana atau terealisasi.

Yakni, pengadaan alat dan bahan pendukung pembangunan sentral peternakan sapi, dengan pagu anggaran Rp233.957.090. Pengadaan panel surya untuk sentra peternakan sapi, pagu Rp65.000.000.

Pengadaan mobil operasi sentral peternakan sapi dengan pagu Rp220.000.000, pengadaan pembangunan mess, gudang pakan dan minuman sapi dengan pagu Rp296.000.000.

Baca Juga :  Kapolres Flores Timur Turun Lokasi Bencana Angin Puting Beliung, Berbincang dengan Warga Terdampak dan Bantu Sembako

Masih di semester pertama tahun 2026. Jasa konsultasi pengawasan pembangunan mess, gedung pakan, tempat pakan dan minuman sapi dengan pagu anggaran Rp11.840.000.

Juga jasa perencanaan pembangunan mess, gedung pakan, tempat pakan dan minuman sapi, dengan pagu Rp8.880.000. Belum terhitung biaya jasa penyusunan UKL/UPL.

Total keseluruhan–anggaran tahun 2025 dan semester pertama tahun 2026 itu sekitar lebih dari Rp 2 miliar. Atau lebih dari Rp 2 miliar habis terpakai untuk nomenklatur Program Big Push Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo. Ini, belum terhitung alokasi anggaran untuk item-item kegiatan kecil lainnya.

Baca Juga :  Air Mengalir Kecil di Saluran Irigasi Sawah Kobasoma Flores Timur, Perlu Ada Petugas Khusus

Perubahan Skema Jadi Sub Sentra

Ditengah jalan–setidaknya akhir Agustus hingga awal September 2026 atau tiga bulan sebelum berakhir tahun anggaran, babak baru itu muncul.

Bupati Flores Timur Anton Doni merubah skema dari sentra peternakan menjadi sub sentra. Perubahan itu terjadi pada akhir Agustus dan pekan pertama September 2026.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Ketua AMAN Sebut MBG dan KDMP Program Positif Pemerintah Namun Lemah Penerapan di Daerah
Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat
Berita ini 260 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 15:50 WITA

Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Rabu, 4 November 2026 - 11:47 WITA

Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen

Berita Terbaru