Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi? - FloresPos Net - Page 3

Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 19:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur. Gambar diambil Mei 2026

Lokasi Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur. Gambar diambil Mei 2026

Adapun skema baru dimaksud, yakni pengurangan jumlah sapi dari 700 ekor menjadi 150 ekor–diikuti secara teknis melakukan addendum kontrak dengan pihak rekanan khusus pengadaan sapi 700 ekor–bukan addendum seluruh item kegiatan dalam Program Big Push Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo.

Rincian penyebaran sapi sesuai skema baru 150 ekor itu, yakni 50 ekor di lokasi (sentra) Wolo Kolo dan sisanya 100 ekor disebar ke sejumlah titik di Flores Timur kepada kelompok peternak dan masyarakat.

Baca Juga :  Siswa SMK Ancop Berasrama Likotuden Terpilih Ikut Jamnas Kemah Bakti Saka Wirakartika

Dan yang tak kalah seksi dari skema baru ini, Bupati Anton Doni memberhentikan Vianey Kiti Tokan dari jabatan pelaksana tugas (Plt) Kepala Disbunter–meski banyak kalangan menilai pemberhentian itu sudah terlalu terlambat. Vianey Tokan–jabatan Plt Disbunter diberhentikan pada 2 September 2026.

Sebelum perubahan skema, rencana addendum dan pemberhentian Plt, Bupati Anton Doni menggelar rapat terbatas (Ratas) secara maraton–bahkan di hari libur kerja kantoran yang melibatkan para pihak terkait.

Inti Ratas, perubahan skema dan addendum dimaksud. Termasuk penjelasan terkait mega proyek Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo dalam prosesnya tanpa melalui review APIP (Aparat Pengawasan Internal Pemerintah) dalam hal ini Inspektorat Daerah.

Baca Juga :  Pelatih PSN : Kemenangan Hadiah Ultah  Bupati Andreas

Pintu Masuk Pidana Korupsi?

Perubahan skema tersebut tidak sertamerta selesai. Begitu menurut sejumlah kalangan dan praktisi hukum–bisa saja kemudian menjadi pintu masuk dugaan tindak pidana korupsi, kolusi dan nepotisme.

Perubahan skema adalah satu kesatuan dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan Program Big Push Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo tahun anggaran 2025/2026.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Ketua AMAN Sebut MBG dan KDMP Program Positif Pemerintah Namun Lemah Penerapan di Daerah
Memprihatinkan, Jalan Kampung Wae Sambi Manggarai Barat
Berita ini 260 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 15:50 WITA

Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Rabu, 4 November 2026 - 11:47 WITA

Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen

Berita Terbaru