LARANTUKA, FLORESPOS.net-Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS) Katolik Mater Inviolata Larantuka di Kabupaten Flores Timur, NTT, merayakan ulang tahun ke-75 atau pesta berlian pada 2 Agustus 2023.
Menyongsong puncak perayaan, lembaga pendidikan yang bernaung dibawah Yayasan Santo Gabriel milik Kongregasi SSpS Flores Bagian Timur ini menggelar aneka kegiatan. Salah satunya, Temu Kangen Alumni.
Kegiatan Temu Kangen Alumni akan dilaksanakan pada Sabtu, 29 Juli 2023, bertempat di halaman aula baru SMPS Katolik Mater Inviolata di Balela, Kecamatan Larantuka.
“Iya pak, Sabtu 29 Juli 2023 kegiatan Temu Kangen Alumni bertempat di halaman aula baru SMPS Katolik Mater Inviolata Larantuka,” kata Kepala SMPS Katolik Mater Inviolata, Suster Ermelinda Seri Ngampu, S.Pd. M.Pd. kepada Florespos.net melalui pesan WhatsApp, Kamis (27/7/2023).
Seluruh rangkaian perayaan sesungguhnya sudah dimulai sejak 2 Agustus 2022 lalu ditandai misa pra berlian.
Panitia juga mencari dana melalui penjualan kostum 75 tahun, penjualan kalender dan pentas seni yang sudah terjadi pada Desember 2022 lalu, di aula sekolah dan di Paroki Hinga, Pulau Adonara.
Suster Ermelinda dan Marsianus Toeng Peurape, Ketua Panitia Pesta Berlian dalam rilis yang diterima Florespos.net belum lama ini mengatakan, kegiatan dalam rangkah 75 tahun SMPS Katolik Mater Inviolata diawali dengan misa pra berlian pada 2 Agustus 2022 yang dipimpin RD Tote da Silva, yang juga alumni dari SMPS Mater Inviolata.
Kegiatan untuk meriahrayakan pesta berlian berlanjut dengan jalan sehat yang berlangsung pada 15 Juli 2023 lalu. Saat bersama juga dilakukan pelepasan 75 balon, bazaar, dolo-dolo masal, rekoleksi untuk para alumni dan orang tua serta pemerhati pendidikan.
Pada 29 Juli 2023, diadakan kegiatan temu kangen alumni dan seminar. Semua kegiatan, panitia bekerjasama dengan para alumni, Pemda dan pemerhati pendidikan.
Sementara pada 2 Agustus 2023, puncak perayaan dilakukan Misa Syukur langsung dipimpin Uskup Larantuka, Mgr Fransiskus Kopong Kung.
“Puncaknya akan dilaksanakan pada 2 Agustus 2023. Dirayakan bersama baik siswa-siswi, para guru dan pegawai, alumni, orang tua siswa-siswi dan undangan lain di SMPS Katolik Mater Inviolata,” kata Suster Ermelinda dan Marsianus Peurape.
Catatan Sejarah Singkat
Florespos.net mencatat, SMPS Katolik Mater Inviolata berdiri pada 2 Agustus 1948. Awal berdirinya diberi nama Sekolah Kepandaian Gadis (SKG) Mater Inviolata dengan jumlah murid 30 orang gadis Flores. Hingga tahun ketiga berhasil mencetak 28 gadis Flores berijasah SKG setelah lulus mengikuti ujian akhir titipan dari SKG Makasar.

Namun sesungguhnya jauh sebelumnya, sejak tahun 1879, ketika suster-suster Fransiskan mendirikan Sekolah Khusus Perempuan (SKP) di Larantuka, yang khusus mengajar hal-hal tentang Kerumahtanggan/Tatalaksana Rumahtangga (Hospitality).
Seiring perubahan kurikulum dan kebutuhan dunia kerja, tahun 1951, SKG diubah nama Sekolah Kepandaian Putri (SKP) dengan lama pendidikan 3 tahun. Setelah berjalan, SKP 3 tahun berganti nama SKP 4 tahun diubah lagi menjadi Sekolah Kesejahteraan Keluarga Pertama (SKKP) dengan lama belajar 3 tahun.
Selanjutnya pada awal tahun 1977, SKKP menerima siswa baru kelas I SMP, sementara kelas II dan kelas III tetap dengan nama SKKP. Dua tahun kemudian (1979), berdasarkan SK Kakanwil Depdikbud Provinsi NTT No:1486/I.2.1.5/FA.3/97, tanggal 1 Februari 1979, SKKP Larantuka secara resmi diubah menjadi SMPK Mater Inviolata hingga saat ini.
SMPS Katolik Mater Inviolata memiliki sejarah yang tidak terputuskan dengan SKG, maka tanggal kelahiran SKG, 2 Agustus 1948 disepakati sebagai Hari Ulang Tahun kelahiran SMPS Katolik Mater Inviolata.
Sekilas Sekolah Saat ini
SMPS Katolik Mater Inviolata adalah institusi pendidikan yang inovatif dan berfokus pada pembangunan holistik siswa. Sekolah ini menawarkan pendidikan berkualitas tinggi, lingkungan yang aman dan nyaman, serta program-program pendukung bakat minat peserta didik.
Kurikulum didesain berdasarkan standar nasional yang menggabungkan pembelajaran akademik yang kuat dengan pengembangan keterampilan abad 21, yang intinya mendorong kreativitas, kritis berpikir, kolaborasi, dan inisiatif dalam setiap aspek pembelajaran.
Saat ini, lembaga pendidikan ini menerapkan Kurikulum Merdeka (KM) pada kelas VII, VIII dan kurikulum 13 (K13) pada kelas IX. Lembaga ini juga memiliki fasilitas modern dan terkini mendukung pembelajaran. Lab sains, perpustakaan yang luas, ruang seni, dan ruang olahraga dilengkapi fasilitas yang baik.
Selain itu, SMPS Katolik Mater Inviolata juga terbuka dengan peserta didik dari agama yang berbeda. Saat ini ada peserta didik dari agama lain yang menempuh pembelajaran. Mempunyai guru berpengalaman dan memiliki keahlian di bidangnya masing-masing. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi menginspirasi dan membimbing siswa-siswi mencapai potensi terbaik mereka.
SMPS Katolik Mater Inviolata menyediakan berbagai program ekstrakurikuler yang menarik dan bervariasi seperti bola kaki (futsal), bola voly, bulutangkis, tenis meja, lingkungan hidup, englis club, bahasa dan sastra, paduan suara, drumband, musik, menari dan fotografer.
Sementara pengembangan karakter memiliki program yang mengintegrasikan nilai-nilai seperti etika, kepemimpinan, empati, dan tanggungjawab dalam kegiatan sehari-hari sekolah.
Lembaga pendidikan ini telah meraih prestasi yang luar biasa dalam berbagai kompetisi akademik dan non-akademik, termasuk olimpiade sains, lomba debat, dan pertunjukan seni.
Setiap siswa memiliki kebutuhan yang berbeda karenanya lembaga komitmen mendukung dalam perjalanan akademik dan pribadi mereka melalui bimbingan dan konseling. *
Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus










