Bersyukur di Tengah Bencana: Menemukan ‘Rumah Sejati’ dan Pengharapan Pasca Gempa Flores - FloresPos Net - Page 2

Bersyukur di Tengah Bencana: Menemukan ‘Rumah Sejati’ dan Pengharapan Pasca Gempa Flores

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 - 18:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah yang sejati itu adalah diri kita sendiri, napas kehidupan, jiwa, dan raga yang masih diberi kesempatan oleh Sang Pencipta untuk terus melangkah.

Selama napas masih berhembus di dada, ‘rumah’ itu tetap berdiri. Kehidupan itu sendiri adalah modal terbesar yang tak ternilai harganya untuk membangun kembali apa yang telah runtuh.

Refleksi ini menemukan kedalaman maknanya saat teringat akan bait indah dari lagu rohani Madah Bakti No. 221, “Dayung Di Arus”.

Baca Juga :  P e t a n i

Liriknya menyerukan panggilan untuk berserah dan percaya saat gelombang kehidupan menghantam:

Tenang tenang mendayung didalam ombak selepas pantai
Tenang-tenang merenung di tengah taufan hidup yang ramai di tengah taufan hidup yang ramai

Bila terbawa arus di dalam doa Laut terenang Sabda penguat doa resapkanlah di dasar hatimu sedalam laut medan hidupmu

Bencana gempa bumi yang kita alami tak ubahnya badai dan gelombang mengamuk yang menghantam perahu kehidupan masyarakat Flores. Ketika bahtera hidup diguncang hebat, rasa takut dan putus asa adalah hal yang manusiawi. Namun, lirik “Tenang-Tenang Mendayung” mengingatkan kita akan satu hal penting: ketenangan iman.

Baca Juga :  Buku, Pemahaman dan Tindakan Destruktif

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores
Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan
Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)
Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri
Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi
Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern
Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan
Tanah yang Menolak Dibungkam
Berita ini 191 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Gempa Tektonik Flores, Solidaritas Kemanusiaan, dan IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:37 WITA

Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WITA

Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:42 WITA

Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:01 WITA

Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA