Gempa dan Gempar: Dari Guncangan Alam Menuju Gerakan Meningkatkan Pendapatan Asli Rakyat Flores - FloresPos Net - Page 7

Gempa dan Gempar: Dari Guncangan Alam Menuju Gerakan Meningkatkan Pendapatan Asli Rakyat Flores

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 09:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baltasar Djata

Baltasar Djata

Justru dalam situasi krisis, masyarakat perlu menemukan dan menguatkan kembali kekuatan kolektif untuk memulihkan usaha, mengembangkan potensi lokal, menciptakan nilai tambah, serta memperluas sumber-sumber pendapatan.

Pemulihan pascabencana itu tidak seharusnya dimaknai sekadar sebagai upaya mengembalikan keadaan seperti sebelum bencana. Kondisi sebelum bencana belum tentu telah mencerminkan masyarakat yang kuat secara ekonomi dan tahan terhadap berbagai guncangan.

Rekonstruksi harus menjadi kesempatan untuk memperbaiki kelemahan yang ada, memperkuat kapasitas masyarakat, dan membangun sistem ekonomi yang lebih adaptif. Melalui semangat kebersamaan, inovasi, dan kemandirian, masyarakat dapat mengubah pengalaman bencana menjadi titik balik pembangunan.

Baca Juga :  Paradoks Pembangunan Pesisir: Menakar Kesiapan Substantif Kampung Nelayan Merah Putih di Bumi Nian Sikka

Dengan demikian maka, Flores tidak hanya bangkit dari reruntuhan, tetapi juga melangkah menuju ekonomi rakyat yang lebih kuat, tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Gempa dapat merobohkan bangunan, tetapi tidak boleh meruntuhkan harapan masyarakat. Guncangan mungkin menghentikan aktivitas ekonomi untuk sementara, namun tidak semestinya memadamkan cita-cita membangun kehidupan yang lebih mandiri.

Baca Juga :  Keadilan Terhadap Perempuan Indonesia (Catatan Refleksi Peringatan Hari Perempuan Internasional)

Justru dalam situasi krisis, semangat kebangkitan perlu diperkuat melalui pemulihan ekonomi, pengembangan usaha produktif, dan peningkatan kapasitas masyarakat. Dari reruntuhan, Flores harus mampu menata kembali fondasi ekonomi rakyat yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.*

Penulis Adalah; Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Flores Ende.

Berita Terkait

Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri
Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi
Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern
Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan
Tanah yang Menolak Dibungkam
Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik
Menemukan Kembali Harapan Yang Hilang (Menelisik Praktik Judi Online dalam Perspektif Ajaran Sosial Gereja)
Menjaga Ruang Digital Tetap Bernas, Ketika Literasi Mengajak Kita Menebar Kebaikan Bukan Memadamkan Harapan
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:42 WITA

Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:01 WITA

Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:33 WITA

Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Tanah yang Menolak Dibungkam

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA