Gempa dan Gempar: Dari Guncangan Alam Menuju Gerakan Meningkatkan Pendapatan Asli Rakyat Flores - FloresPos Net - Page 5

Gempa dan Gempar: Dari Guncangan Alam Menuju Gerakan Meningkatkan Pendapatan Asli Rakyat Flores

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 09:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baltasar Djata

Baltasar Djata

Pertama, sektor pertanian perlu bergerak dari orientasi produksi menuju orientasi nilai tambah. Tidak cukup hanya meningkatkan hasil panen apabila petani tetap menjual produk dalam bentuk mentah dengan harga rendah. Pengolahan, pengemasan, standardisasi mutu, branding, dan pemasaran harus menjadi bagian dari rantai ekonomi rakyat.

Kedua, sektor kelautan dan perikanan perlu memberikan posisi yang lebih kuat kepada nelayan dan masyarakat pesisir. Potensi laut tidak boleh hanya menjadi sumber bahan baku bagi rantai perdagangan yang keuntungan terbesarnya berada di luar komunitas lokal.

Ketiga, usaha mikro, kecil, dan menengah perlu ditempatkan sebagai fondasi ekonomi, bukan sekadar sektor pelengkap. Banyak rumah tangga di Flores sesungguhnya telah memiliki keterampilan, tetapi belum memiliki ekosistem yang mendukung pertumbuhan usaha mereka.

Baca Juga :  Keadilan Terhadap Perempuan Indonesia (Catatan Refleksi Peringatan Hari Perempuan Internasional)

Keempat, pariwisata harus dikembangkan dengan prinsip masyarakat sebagai pelaku utama, bukan sekadar penonton. Pertumbuhan destinasi tidak akan memiliki makna sosial yang kuat apabila masyarakat lokal hanya menjadi tenaga kerja dengan posisi ekonomi paling rendah.

Dengan demikian, GEMPAR bukan hanya program untuk “meningkatkan penghasilan”, tetapi GEMPAR harus menjadi gerakan untuk meningkatkan posisi tawar ekonomi rakyat.

Baca Juga :  Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi

Ketahanan Ekonomi adalah Bagian dari Mitigasi Bencana

Salah satu pelajaran penting dari berbagai bencana adalah bahwa ketahanan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kualitas bangunan atau sistem peringatan dini. Ketahanan juga ditentukan oleh kemampuan ekonomi masyarakat untuk bertahan dan pulih.

Rumah yang tahan gempa memang penting, infrastruktur yang kuat juga sangat penting. Tetapi keluarga yang memiliki sumber pendapatan yang beragam, tabungan, keterampilan, jaringan ekonomi, dan akses terhadap pasar akan memiliki kemampuan pemulihan yang lebih baik.

Berita Terkait

Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri
Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi
Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern
Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan
Tanah yang Menolak Dibungkam
Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik
Menemukan Kembali Harapan Yang Hilang (Menelisik Praktik Judi Online dalam Perspektif Ajaran Sosial Gereja)
Menjaga Ruang Digital Tetap Bernas, Ketika Literasi Mengajak Kita Menebar Kebaikan Bukan Memadamkan Harapan
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:42 WITA

Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:01 WITA

Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:33 WITA

Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:14 WITA

Tanah yang Menolak Dibungkam

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA