Geliat ekonomi juga terlihat di sejumlah toko di antaranya Semangat Pagi yang berlokasi di Kelurahan Mata Air, Toko Irama Baru yang berlokasi di Kelurahan Reo, dan beberapa toko dan usaha jualan lainnya di Kelurahan Baru, Kelurahan Mata Air, Kelurahan Reo, dan Kelurahan Wangkung dan sekitarnya sudah mulai beroperasi dan melayani konsumen-meski dalam kondisi tetap waspada menyusul gempa susulan terus mengguncang Reok.
Tak hanya di dunia pasaran usaha, aktivitas warga juga sudah mulai berjalan di dunia pendidikan. Beberapa sekolah di Reo Ibu Kota Kecamatan Reok sudah mulai menjalankan KBM di bawah tenda-tenda yang dibuat di alam terbuka. Kegiatan KBM mulai berjalan sejak 1 September 2026.
Di bidang jasa angkutan darat dan laut juga sudah mulai beraktivitas. Sejumlah angkutan umum dan jasa perjalanan travel yang sejak 15 Agustus hinggga akhir Agustus tidak beroperasi maksimal_dalam tiga hari terakhir mulai kembali beroperasi.
Pelbagai aktivitas usaha ini semakin memberi warna bahwa geliat ekonomi warga Kecamatan Reok sebagai salah satu wilayah yang paling terdampak gempa tektonik di Flores-mulai bersemi kembali.
Aktivitas usaha ini mulai bersemi kembali di balik puing-puing reruntuhan gempa tektonik Flores, khusus di lokasi paling terdampak Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Tetap Waspada
Camat Kecamatan Reok Rita Udin, SP dan Sekcam Yosef Sudarso, SE yang ditemui di Posko Kemanusiaan Rumah Dinas Camat Reok, Rabu 2 September 2026 menyambut positif upaya warga, termasuk para pelaku UMKM yang kembali mulai beraktivitas pascagempa tektonik yang mengguncang Flores, termasuk Reok Kabupaten Manggarai.
Meski demikian, Camat dan Sekcam terus mengimbau elemen warga, termasuk pelaku UMKM agar tetap waspada dan tetap bersiaga untuk menghindari kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak dikehendaki, terutama di saat terjadi gempa susulan.
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya










