Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores - FloresPos Net - Page 2

Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 14:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di balik kisah duka dan kegundahan hati litani kesedihan pascagempa tektonik itu, masih ada sinar-sinar kasih terpancar di balik reruntuhan tembok.

Sinar-sinar itu dinyalakan oleh tim relawan dari pelbagai pelosok negeri yang datang berbagi kasih dan turut berbelarasa dengan penyintas.

Para relawan dan pegiat kemanusiaan mencurahkan seluruh perhatian mereka kepada para penyintas. Relawan datang tidak hanya memberikan bantuan kemanusiaan, tetapi lebih dari itu mereka berbaur dan mengalami situasi penyintas dan menguatkan warga terdampak dengan satu hati yang berbagi kasih, dua tangan penuh persaudaraan, dan totalitas diri dan kehadiran yang menyapa penyintas apa pun suku, ras, agama dan golongannya.

Baca Juga :  Suster Lucia Sosok Biarawati CIJ: Penulis Buku, Penyair, Penyanyi, dan Berbelas Kasih dengan ODGJ

Tak heran di posko-posko terpusat penampungan penyintas di Barang Kolong, Kelurahan Mata Air, dan Posko Golo Conggo, serta puluhan posko mandiri lainnya yang tersebar di Kecamatan Reok, warna persaudaran selalu terbangun berkat adanya penguatan dari para relawan yang tak kunjung henti menyalakan aksi kasih bagi para penyintas gempa tektonik.

Berkat pendampingan para relawan pula, maka pelaku UMKM yang sebelumnya enggan melakukan usaha jualan dalam tiga hari terakhir tepatnya sejak 1 September 2026, mulai melakukan aktivitas jualan lagi.

Baca Juga :  BGN Ende Salurkan Paket Sembako untuk Korban Gempa di Ende

Pantauan penulis dalam tiga hari terakir, ada sejumlah pedagang sayur mulai menempati beberapa pasar di Reo Ibu Kota Kecamatan Reok. Para pedagang mulai menjajaki jualan sayur di Pasar TPI Reo dan Pasar Tingkat dan Pasar di Kelurahan Reo.

Sementara para nelayan yang selama dua pekan enggan melaut- sejak 1 September sudah mulai melakukan aktivitas menangkap ikan. Hasil tangkapan mereka mulai dijual di Pasar TPI Reo.

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Lembah Colol Manggarai Timur: Surga Kopi Terbaik Kelas Dunia
Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka
Gempa, Ketakutan, dan Misteri Sebuah Kepergian
Cinta yang Mencapai Tujuan dengan Cara yang Berbeda
Menyalakan Harapan dari Gereja KAE
‘Berlutut’ di Antara Duka
Listrik, Jalan, dan Sinyal: Harapan dari Ujung Desa Tenda-Ondo
Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:07 WITA

Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Lembah Colol Manggarai Timur: Surga Kopi Terbaik Kelas Dunia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:11 WITA

Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:33 WITA

Gempa, Ketakutan, dan Misteri Sebuah Kepergian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:43 WITA

Cinta yang Mencapai Tujuan dengan Cara yang Berbeda

Berita Terbaru