Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka - FloresPos Net

Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Apol Sukardi

HAMPIR dua tahun menjalani kehidupan di hunian sementara (Huntara) setelah terdampak erupsi Gunung Lewotobi, warga pengungsi di Desa Konga, Kabupaten Flores Timur, terus berupaya membangun kehidupan yang produktif.

Salah satunya dilakukan Kelompok Binaan Peten Lewo melalui budidaya semangka di lahan sekitar Huntara. Buah yang ditanam sejak pertengahan Juni 2026 itu akhirnya dipanen untuk pertama kalinya pada Rabu (26/8/2026).

Panen perdana tersebut dilakukan bersama Tim Penyuluh Agama Katolik Peduli Pengungsi Lewotobi Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur. Kegiatan itu disambut gembira oleh anggota kelompok karena menjadi hasil nyata dari usaha mereka selama lebih dari dua bulan.

Baca Juga :  Masa Kampanye Pilkada 60 Hari Dimulai, KPU Flores Timur Tetapkan Lima Zona

Warga terdampak erupsi mulai menempati Huntara sejak November 2024. Dalam situasi yang masih jauh dari kehidupan normal, kegiatan bercocok tanam menjadi salah satu cara warga menjaga produktivitas sekaligus membuka peluang ekonomi.

Ketua Kelompok Binaan Peten Lewo, Andreas Tobi, mengatakan panen perdana semangka memberikan kebahagiaan sekaligus pengalaman baru bagi anggota kelompok.

Baca Juga :  Ada Program Pengurangan Sanksi Administrasi Hingga Desember 2023 untuk Wajib Pajak

“Panen ini membuat anggota kelompok bergembira. Hasil yang kami dapatkan menjadi pengalaman untuk terus belajar dan memperbaiki cara pemeliharaan tanaman,” ujar Andreas.

Menurut dia, proses budidaya semangka tidak selalu berjalan mudah. Kelompok menghadapi sejumlah kendala dalam pemeliharaan tanaman, termasuk pengendalian hama. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan tanaman pada masa mendatang.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi
Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri
Alumni Akpol 95 Kirim 1.200 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kabupaten
Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende
TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako
Keluarga Almarhum Alfonsius Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Sikka dan Semua Pihak yang Terlibat dalam Pemulangan Jenasah
Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua
Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:19 WITA

Pembangunan Gedung KNMP Nioniba Ende Belum Rampung, Rekanan Sampaikan Kendala yang Dihadapi

Senin, 14 September 2026 - 10:02 WITA

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Senin, 14 September 2026 - 09:49 WITA

Alumni Akpol 95 Kirim 1.200 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kabupaten

Minggu, 13 September 2026 - 15:44 WITA

Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende

Minggu, 13 September 2026 - 15:38 WITA

TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako

Berita Terbaru

Opini

‘Jeritan Sunyi’ di Tanah Lamaholot

Senin, 14 Sep 2026 - 14:58 WITA

Nusa Bunga

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Senin, 14 Sep 2026 - 10:02 WITA