Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka - FloresPos Net - Page 2

Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sementara itu, Penyuluh Agama Katolik Kemenag Flores Timur, Samuel Hajon, mengatakan hasil panen sangat ditentukan oleh proses perawatan tanaman.

“Perawatan maksimal berpengaruh terhadap hasil. Pemupukan harus tepat dan pemberantasan hama juga harus dilakukan,” kata Samuel.

Tanaman semangka tersebut mulai dibuat pembibitan pada pertengahan Juni 2026. Sejak saat itu, anggota kelompok melakukan pemeliharaan hingga tanaman menghasilkan buah dan siap dipanen.

Baca Juga :  Peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI di Flores Timur Berlangsung di Stadion Ile Mandiri

Panen perdana kemudian menjadi kesempatan bagi anggota kelompok dan Tim Penyuluh Peduli Pengungsi Lewotobi untuk melakukan sharing mengenai proses budidaya.

Mereka membicarakan teknik pemeliharaan semangka, mulai dari pemupukan hingga pengendalian hama, sekaligus berbagai kendala yang ditemui selama masa pertumbuhan tanaman.

Tidak hanya soal produksi, pembahasan juga menyentuh persoalan pemasaran. Kelompok mulai memikirkan bagaimana hasil pertanian dapat dipasarkan dengan baik sehingga kegiatan tidak hanya menghasilkan bahan pangan, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan bagi anggota.

Baca Juga :  Korupsi Covid-19, Jaksa Kejari Flores Timur Sita Eksekusi Aset Milik Terpidana

Bagi warga yang telah hampir dua tahun tinggal di Huntara, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk tetap produktif dan membangun kemandirian.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Wisuda ke-28, Unipa Usung Tema Inspiring Change, Berkarya, Berinovasi dan Menginspirasi
Suara dari Bukit Fatima: Mgr Frans Kopong Tolak Proyek Geothermal dan Dorong Solusi Energi Alternatif untuk Flores-Lembata
Pesan Rektor Unipa Bagi 708 Wisudawan Wisudawati: Jangan Menjadi Sarjana Kertas
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:36 WITA

Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:58 WITA

Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA

Nusa Bunga

Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:54 WITA