11 UMKM dan 3 Kelompok Tenun Ikat Flores Timur Meriahkan Festival Lamaholot di Lembata - FloresPos Net

11 UMKM dan 3 Kelompok Tenun Ikat Flores Timur Meriahkan Festival Lamaholot di Lembata

- Jurnalis

Kamis, 17 Oktober 2024 - 00:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stand UMKM Kabupaten Flores Timur di Festival Lamaholot Tahun 2024 di Kabupaten Lembata. Foto: Wentho Eliando

Stand UMKM Kabupaten Flores Timur di Festival Lamaholot Tahun 2024 di Kabupaten Lembata. Foto: Wentho Eliando

LEWOLEBA, FLORESPOS.net-Sebanyak 11 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan 3 Kelompok Tenun Ikat asal Kabupaten Flores Timur berpartisipasi memeriahkan penyelenggaraan Festival Lamaholot Tahun 2024, di Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ke-11 UMKM asal Kabupaten Flores Timur tersebut menampati stand-stand UMKM yang tersedia di venue utama areal Eks Harnus, Kota Lewoleba.

Selain 11 UMKM dari Flores Timur, juga terdapat sekitar 60-an UMKM dari Kabupaten Lembata, Kabupaten Alor, dan Kabupaten Sikka.

Sementara 3 kelompok penenun terdiri dari Kelompok Penenun Desa Pamakayo, Kecamatan Solor Barat, Kelompok Penenun Desa Lewohala, Kecamatan Ile Mandiri dan Kelompok Penenun Desa Helanlangowuyo, Kecamatan Ile Boleng tampil pada pembukan Festival Lamaholot, Rabu (16/10/2024).

Selain itu pada pembukaan Festival Lamaholot juga tampil atau pentas Sanggar SMPN 1 Demon Pagong yang membawakan Tari Bayo Alo dan Sanggar Helan Lamaledan dari Desa Helanlangowuyo, Kecamatan Ile Boleng membawakan Tarian Hedung.

Sanggar SMPN 1 Demon Pagong Membawakan Tari Bayo Alo pada Pembukaan Festival Lamaholot Tahun 2024. Foto: Wentho Eliando

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Flores Timur, Siprianus Sina Ritan menginformasikan 11 UMKM dan 3 Kelompok Penenun dari Kabupaten Flores Timur tersebut ikut berpartisipasi selama empat hari Festival Lamaholot di Lembata.

Baca Juga :  Bertobatlah

Selain UMKM dan Kelompok Penenun, kata Sipri Ritan, pada Festival Lamaholot di Kabupaten Lembata ini, Flores Timur juga berpartisipasi pada acara pembukaan melalui penampilan beberapa sanggar seni dan budaya.

“11 UMKM, 3 kelompok penenun berasal dari Pamakayo, Lewohala dan Helanlangowuyo. Selain itu, juga Sanggar dari SMPN 1 Demon Pagong dan Sanggar dari Desa Helanlangowuyo tampil pada pembukaan Festival Lamaholot,” kata Sipri Ritan di sela-sela pembukaan Festival Lamaholot di Lewoleba, Rabu (16/10/2024) malam.

Menurut Sipri Ritan, 11 UMKM dan 3 kelompok penenun ini mengikuti atau berpartisipasi mulai pembukaan sampai penutupan Festival Lamaholot pada Sabtu (19/10/2024) mendatang.

Kata Sipri Ritan, ada begitu banyak hasil UMKM dan hasil tenun ikat Kabupaten Flores Timur ditampilkan dan dipajang selama berlangsungnya Festival Lamaholot.

Para pengunjung, kata Sipri Ritan, bisa berkunjung di stand-stand UMKM dan Tenun Ikat Kabupaten Flores Timur pada venue utama Areal Eks Harnus.

Hasil Tenun Ikat Dipajang di Venue Utama Areal Eks Harnus, pada Festival Lamaholot Tahun 2024 di Lewoleba, Kabupaten Lembata. Foto: Wentho Eliando

Kepala Desa Pamakayo, Kecamatan Solor Barat, Petrus Kanisius Sani Herin yang kelompok tenun ikatnya ikut berpartisipasi dalam Festival Lamaholot Tahun 2024 di Kabupaten Lembata mengatakan, sangat bangga karena dipercayakan dan bisa berpartisipasi pada festival berkelas tersebut.

Baca Juga :  Zakarias Paun Sebut LaZkar Latarbelakang Birokrat Murni, Siap Bawah Flores Timur Lebih Baik

Sani Herin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia penyelenggara dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Lembata dan Pemerintah Kabupaten Flores Timur yang memberi kesempatan kepada Kelompok Tenun Ikat Peni Buka Desa Pamakoyo ikut pada festival tersebut.

Disaksikan Florespos.net, Rabu (16/10/2024) malam, saat pembukaan Festival Lamaholot di Lembata, tampak hadir sejumlah pejabat dari Kabupaten Flores Timur.

Para pejabat itu di antaranya, Kapala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur, Silvester Kabalen, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Siprianus Sina Ritan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu, Badarrudin, dan Kepala Dinas Perikanan, M. Ikram.

Festival Lamaholot Tahun 2024 merupakan iven pertama dalam balutan Karisma Event Nusantara (KEN). Festival ini berlangsung selama 4 hari, 16-19/10/2024, melibatkan tiga kabupaten rumpun Lamaholot, yakni Lembata, Flores Timur dan Alor.

Festival Lamaholot digelar oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lembata melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Festival Lamaholot Tahun 2024 mengusung tema, “Puin Taan Tou Gahan Taan Ehan.” *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram
Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia
PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar
Bhayangkara Presisi Singkirkan Putra Nangapanda, GP VBC Hentikan Langkah History VBC
Parekraf Manggarai Timur Beri Pelatihan Bagi Pengurus Pokdarwis Savana Tanjung Bendahara
Kapten NVBC Sebut Soekarno Cup 1 jadi Pemicu Bangkitnya Turnamen Voli di Ende
Lape Cup III, Merpati FC Towak Tembus Final
Program MBG Belum Memberikan Dampak Siginifikan Bagi Petani di Daerah
Berita ini 169 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:08 WITA

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:30 WITA

Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:16 WITA

PMH Adat dan Budaya Amanuban Tegaskan Informasi Pemberian Gelar Raja Kepada Jokowi Tidak Benar

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:08 WITA

Bhayangkara Presisi Singkirkan Putra Nangapanda, GP VBC Hentikan Langkah History VBC

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:37 WITA

Parekraf Manggarai Timur Beri Pelatihan Bagi Pengurus Pokdarwis Savana Tanjung Bendahara

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram

Senin, 3 Agu 2026 - 14:08 WITA