Flores dalam Lingkaran Geothermal: Berkat atau Bencana - FloresPos Net - Page 3

Flores dalam Lingkaran Geothermal: Berkat atau Bencana

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Energi panas bumi (geotermal) dipandang sebagai salah satu jawaban penting untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil, sejalan dengan tekanan dan komitmen negara-negara G20 terhadap transisi energi global yang berkelanjutan.

Komitmen G20 terhadap Energi Terbarukan: Negara-negara G20, melalui forum seperti Energy Transitions Working Group, mempromosikan investasi dalam energi terbarukan dan efisiensi energi untuk mencapai target net-zero emissions.

Meskipun G20 belum mencapai kesepakatan bulat mengenai
penghapusan bertahap bahan bakar fosil secara spesifik, mereka sepakat untuk melipatgandakan kapasitas energi terbarukan secara global pada tahun 2030. Dan ternyata energi ini menjadi upaya negara dalam merespons tekanan global sekaligus mengatasi tantangan domestik secara strategis.

Namun, ada hal yang kemudian terasa memunculkan ketimpangan, khususnya dalam hal keberpihakan. Apabila negara menuntut warganya untuk memahami dan menerima urgensi kebijakan tersebut, sejauh mana negara juga membuka diri untuk memahami warganya, cara mereka berpikir,
merasakan dan mengalami proses pembangunan?

Baca Juga :  Ikhtiar Menjaga Jiwa dan Merawat Semesta (Sebuah Sisipan Refleksi Filosofis-Pastoral Dies Natalis ke-35 Sekolah Tinggi Pastoral Atma Reksa Ende)

Ketimpangan relasi ini memperlihatkan bahwa komunikasi kebijakan kerap
bersifat satu arah, dengan negara sebagai subjek yang menyuarakan dan warga sebagai objek yang diharapkan patuh, tanpa ruang dialog yang setara.
Pada banyak aspek proyek ini kerap mengabaikan hak rakyat sehingga merampas ruang hidupnya.

Dari berbagai macam pembicaraan yang sempat saya rekam, ada hal menarik yang sempat dilontarkan oleh mama saya menyoal pola pendekatan negara menggunakan sentuhan teori kebijakan Triple Bottom Line yang nantinya mengarah pada bentuk investasi sosial yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Hentikan Perdagangan Orang di Indonesia

Investasi geotermal harusnya tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga adil secara sosial dan bertanggung jawab secara lingkungan,
menjadikannya model pembangunan energi yang berkelanjutan dengan
mempertimbangkan setiap pilar:

– Profit (Ekonomi): Investasi harus menguntungkan secara finansial
agar proyek dapat bertahan dalam jangka panjang. Namun, keuntungan di sini juga mencakup manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

– Kelayakan Finansial: Proyek harus memiliki studi kelayakan yang solid untuk memastikan pengembalian modal dan profitabilitas.

– Penciptaan Lapangan Kerja: Investasi geotermal dapat menciptakan lapangan kerja lokal, dari tahap konstruksi hingga
operasional, yang memberikan dorongan ekonomi bagi komunitas setempat.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Mesin Tak Boleh ‘Memutuskan Hidup dan Mati’
Pesta Babi: Antara Pembangunan Nasional dan Hak Masyarakat Adat
Senjata yang Pulang, Perdamaian yang Tumbuh
Jejak Langkah, Tanah Rantau dan Rumah Pertama
Nelayan Kecil Masih Berjuang Sendiri di Tengah Laut
Penataan Ruang dan Hak Asasi (Catatan atas Kisah Penggusuran di Jalan Irian Jaya Ende)
Perpecahan Sosial sebagai Realitas Struktural
Ketika Sekolah Hanya Menjadi Nama (Seruan Darurat untuk Menguatkan Partisipasi Semesta dan Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua)
Berita ini 336 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:56 WITA

Mesin Tak Boleh ‘Memutuskan Hidup dan Mati’

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:43 WITA

Pesta Babi: Antara Pembangunan Nasional dan Hak Masyarakat Adat

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:38 WITA

Senjata yang Pulang, Perdamaian yang Tumbuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:48 WITA

Jejak Langkah, Tanah Rantau dan Rumah Pertama

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:38 WITA

Nelayan Kecil Masih Berjuang Sendiri di Tengah Laut

Berita Terbaru

Feature

Sop Sapi Rasa Ayam (Diskusi Sekenanya)

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:44 WITA

Nusa Bunga

Polres Sikka Salurkan 400 Paket Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:19 WITA

Nusa Bunga

Idul Adha 1447 Hijriah di Sikka dan Pesan Menjaga Persatuan

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:57 WITA