LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah dan berbagai lembaga kemanusiaan asal Turki, secara aktif menyalurkan hewan kurban ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), Tahun 2026.
Demikian Sumardi, Kepala Desa Siru, Kecamatan Lembor, Mabar, kepada media ini di Labuan Bajo, Rabu (27/5/2026), via WA.
Seperti ditulis Sumardi, pada idul kurban tahun 2026, lembaga kemanusian Turkiye Diyanet Vakfi (TDV) menyalurkan 50 ekor hewan kurban untuk masyarakat Desa Siru dan sekitarnya.
Cavit Yildis, perwakilan lembaga kemanusiaan TDV Turkiye, dalam sambutnya mengatakan, hubungan antara Turki dan Indonesia, bukan sekedar diplomasi antara Negera, melainkan hubungan emosional yang telah terjalin sejak lama.
“Hubungan antara Turki dan Indonesia, tidak bisa dipisahkan. Walau dipisahkan jarak, hati kami selalu dekat dengan Indonesia. Kami mengikuti kabar dari sini, dan setiap kebahagiaan masyarakat Indonesia juga menjadi kebahagiaan rakyat Turki,” kata Cavit Yildk, yang juga Kepala Auditor Kementerian Agama Turki.
“Saya sudah mengikuti kegiatan kurban seperti ini di berbagai Negara, akan tetapi ada hal yang berbeda ketika saya datang ke Indonesia, khususnya masyarakat Desa Siru Kecamatan Lembor, Kabupaten. Manggarai Barat, yakni keramahan masyarakatnya, saya merasa seperti di rumah sendiri,” katanya.
Sementara itu, Edistasius Endi, Bupati Manggarai Barat, dalam sambutanya yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum mengatakan, kehadiran hewan kurban dari pemerintah Turkiye, adalah bentuk nyata perhatian Negara Turkiye kepada masyarakat Manggarai Barat.
Edistasius Endi, menyampaikan terima kasih dan penghormatan yang setinggi – tingginya, kepada Pemerintah Turkiye telah bersinergi dengan baik penyaluran bantuan kurban ini.
Sumardi, Kepala Desa Siru, mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada lembaga kemanusiaan Turki, yang telah mempercayakan Desa Siru sebagai tempat penyembelihan hewan kurban tiga tahun secara berturut – turut.
“Pelaksanaan kurban ini, secara langsung berdampak pada perekonomian masyarakat Desa, karena sapi kurban di beli langsung dari masyarakat Desa Siru dan sekitarnya,” katanya.
Kami berharap program seperti akan terus dilanjutkan di masa – masa mendatang, tidak hanya sebatas penyaluran hewan qurban, tapi juga program kemitraan lainya, yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat desa, kata Kades Sumardi.
Penyaluran hewan kurban di Desa Siru atas kemitraan TDV dan Yayasan Yakesma Jakarta, tutup Sumardi. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Anton Harus










