RUTENG, FLORESPOS.net-Pengurus Daerah Yayasan Kemala Bhayangkari Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan komitmen nyata dalam menebar kebaikan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari NTT, Ny. Tantri Levi, organisasi istri anggota Polri ini secara masif merealisasikan program “Bhayangkari Peduli” melalui serangkaian aksi sosial, kunjungan kemanusiaan, hingga penyuluhan hukum di wilayah Kabupaten Manggarai.
Aksi nyata yang berlangsung maraton sejak Februari hingga Juni 2026 ini menyasar berbagai elemen masyarakat. Mulai dari anak-anak yatim piatu di panti asuhan, warga kurang mampu yang sedang sakit, kaum dhuafa, hingga para pelajar di sekolah menengah.
Aksi Kemanusiaan di Panti Asuhan dan Pesantren
Kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa menjadi salah satu fokus utama Ny. Tantri Levi. Tercatat, sejumlah lembaga pengasuhan anak mendapatkan perhatian khusus dalam program ini.
Di Panti Asuhan Wae Peca, Kabupaten Manggarai, rombongan Bhayangkari bahkan datang sebanyak dua kali, yakni pada 7 Februari dan kembali menyambangi pada 5 Maret.
Di sana, mereka menyalurkan bantuan logistik berupa kasur, sembako, serta perlengkapan sekolah guna menunjang kenyamanan istirahat dan proses belajar anak-anak panti.
Tak hanya panti asuhan, sentuhan kasih juga menyambangi Pesantren Al-Sofa di Kelurahan Satar Tacik pada 8 Maret. Kunjungan tersebut dimanfaatkan Ny. Tantri Levi untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menyerahkan bantuan beras dan kebutuhan pangan pokok.
Rangkaian aksi ini terus bergulir hingga akhir Juni, di mana Panti Asuhan Kasih dan Asrama Putri Al-Hufaz Kumba turut menerima bantuan serupa pada 26 Juni.
Bakti Sosial, Bedah Rumah, dan Pemberdayaan Ekonomi
Program Bhayangkari Peduli tidak sekadar menyasar lembaga, melainkan langsung mengetuk pintu rumah-rumah warga yang membutuhkan uluran tangan, berkolaborasi dengan program kemanusiaan Polda NTT.
Salah satu momen mengharukan terlihat saat kunjungan ke rumah Ibu Viviana di Kelurahan Carep. Setelah dibantu dengan penyaluran sembako dan kasur pada 20 Februari, Ny. Tantri Levi kembali datang pada 15 April untuk meninjau hunian Ibu Viviana yang kini telah selesai dibangun menjadi rumah layak huni berkat bantuan dari Bapak Kapolda NTT.
Hal serupa juga dirasakan oleh Ibu Yustina Gadung di Kelurahan Satar Tacik, yang merupakan salah satu penerima program ‘Rumah Harapan’ dari Kapolda NTT.
Ketua Bhayangkari turun langsung mengecek kondisi fisik bangunan sembari melengkapi kebutuhan rumah tangga lewat pemberian perabotan dapur dan sembako.
Empati yang tinggi juga ditunjukkan saat menjenguk Ibu Theresia Jiut (Kelurahan Satar Tacik) yang tengah terbaring sakit. Ny. Tantri Levi memberikan dukungan psikologis (moril), paket obat-obatan, serta bantuan kebutuhan pokok.
Selain itu, langkah konkret pemberdayaan ekonomi dilakukan pada 12 Mei di Kelurahan Mbamuku dengan memberikan suntikan modal usaha kepada Ibu Helena Susana Tang, seorang warga setempat yang mengandalkan penghidupan dari berjualan kue rumahan.
Kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak juga diwujudkan melalui pembagian susu gratis di Kelurahan Satar Tacik pada 21 April, serta pemberian seragam sekolah dan sembako di Kecamatan Satar Mese pada akhir Februari.
Edukasi Hukum dan Literasi Digital di Sekolah
Melangkah lebih jauh dari sekadar aksi filantropi, Bhayangkari NTT juga mengambil peran aktif dalam membentengi generasi muda dari dampak negatif digitalisasi.
Pada tanggal 30 April, Ny. Tantri Levi melakukan kunjungan edukatif ke dua sekolah di wilayah Langke Rembong dan Ruteng.
Di SMA Negeri 2 Langke Rembong (Siswa Kelas X) dan SMK Swakarsa Ruteng (Siswa Kelas XI), Bhayangkari menggelar penyuluhan khusus mengenai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Langkah preventif ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada para pelajar agar lebih bijak, beretika, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial, sekaligus menghindari potensi pelanggaran hukum di dunia maya. Di samping penyuluhan, Bhayangkari juga menyerahkan bantuan literasi berupa paket alat tulis dan beras.
Anjangsana Menjelang Hari Bhayangkara
Menutup rangkaian program, jalinan kekeluargaan dengan para senior Polri tetap dijaga erat. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Ny. Tantri Levi melaksanakan kegiatan anjangsana ke kediaman tiga orang Purnawirawan Polri pada 25 Juni.
Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi yang telah diberikan para purnawirawan sekaligus mempererat ikatan batin korps Bhayangkara.
Melalui rangkaian kegiatan yang menyentuh berbagai lini ini, Bhayangkari di bawah nakhoda Ny. Tantri Levi membuktikan bahwa kehadiran mereka tidak hanya sebagai pendamping tugas suami, melainkan menjadi pilar sosial yang peka, peduli, dan hadir membawa solusi nyata di tengah masyarakat Manggarai. *
Penulis : Milikior Sobe (Kontributor)
Editor : Wall Abulat










