Hama Belalang Kembara Serang di Perbatasan, Manggarai Serius Antisipasi - FloresPos Net

Hama Belalang Kembara Serang di Perbatasan, Manggarai Serius Antisipasi

- Jurnalis

Kamis, 1 Februari 2024 - 14:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengantisipasi serius serangan hama belalang kembara yang meluas di perbatasan dengan Kabupaten Manggarai Barat.

Antisipasi tidak saja berkaitan dengan yang mesti dilakukan petani, namun juga menyiapkan pelbagai peralatan dan pestida bila hama memasuki wilayah Desa Borik dan Satar Ruwuk di Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai.

“Kekhawatiran tinggi ketika padi sawah di wilayah perbatasan di Kecamatan Lembor Selatan mulai diserang hama belalang. Kita turunkan semua kekuatan agar bersama-sama mengambil sikap di lapangan,” kata Plt. Kadistan, Laurens A. Laoth kepada Florespos.net melalui telepon, Kamis (1/2/2024).

Dia mengatakan, antisipasi pertama dilakukan petani sendiri yakni harus tahu apa yang dilakukan untuk mengatasi serangan belalang.

Baca Juga :  Dengar Curhatan Lingkungan Pendidikan, Polres Manggarai Datangi Dinas PPO

Selanjutnya, pemerintah juga menyiapkan peralatan seperti semprot dan pestisida untuk membasmi hama.

“Petani dan petugas di lapangan selalu siaga memantau di sawah-sawah agar tahu persis perkembangan setiap waktu,” katanya.

Menurut Laurens, sesuai laporan terbaru dari Kepala Desa Borik dan Camat Satar Mese Barat, hama belalang tidak sampai masuk ke wilayah Kabupaten Manggarai. Karena penanganan di Kabupaten Manggarai Barat cukup bagus sehingga belalangnya tidak berkembang tak terkendali.

“Karena itu, belalangnya tidak sampai masuk dan menyerang padi baik di sawah maupun ladang di wilayah perbatasan Manggarai,” katanya.

Kata Laurens, antisipasi serius memang mutlak guna mengamankan lahan persawahan dari Borik hingga Narang seluas 1.200-an hektar.

“Ini kawasan yang terancam serius dari serangan dari arah barat tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Realisasi RKPD Kabupaten Sikka Tahun 2025 Sebesar 93 Persen

Walaupun sementara ini aman, kata Laurens, pihaknya tetap memantau serius perkembangan di lapangan dengan berkoordinasi dengan PPL, kepala desa dan camat agar tahu perkembangan di lapangan.

“Tanaman pangan harus kita jaga agar hasilnya bagus. Hasil yang baik penting sekali untuk ketahanan pangan lokal kita,” katanya.

Warga Denge, Sofian Ramu mengatakan, memang sempat ada rasa cemas dengan hama belalangi perbatasan Manggarai Barat beberapa waktu belakangan ini. Karena biasanya serangan besar, maka penanganannya sulit.

“Hama itu langsung ditangani dini begitu muncul di Manggarai Barat. Dengan itu, belalang tidak berkembang sehingga tidak masuk sampai ke wilayah terdekat di Manggarai,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi
Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka
Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende
Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores
Kemensos Salurkan Santunan Bagi 47 Korban Gempa Flores di Sikka
9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat
Tiga DTW Rusak Berat, BPOLBF, Pariwisata Flores Normal
BPOLBF Dorong Pemda Flores Kembangkan Destinasi Alternatif
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:16 WITA

Dua Hari Lagi Tanggap Darurat Fase Kedua Berakhir, Ratusan Warga Nioniba Masih Bertahan di Posko Pengungsi

Kamis, 10 September 2026 - 19:22 WITA

Kuasa Hukum Mayella da Cunha Minta Pengaduan Kliennya Bisa Segera Diproses Polres Sikka

Kamis, 10 September 2026 - 16:47 WITA

Putri Pariwisata Indonesia Bawa Paket Sembako dari Butik Levico untuk Mama-Mama di Ende

Kamis, 10 September 2026 - 16:09 WITA

Bencana Erupsi Lewotobi dan Gempa Tegaskan Urgensi Bandara Mbay sebagai Simpul Konektivitas Flores

Kamis, 10 September 2026 - 15:46 WITA

9 Puskesmas di Sikka Masih Layani Pasien di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Pius Jemadu, S.Fil.

Opini

Solidaritas yang Terluka di Tengah Bencana Gempa Flores

Kamis, 10 Sep 2026 - 19:11 WITA