Sekolah Rakyat di Manggarai Barat Akan Dibangun di Modo - FloresPos Net

Sekolah Rakyat di Manggarai Barat Akan Dibangun di Modo

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dibangun di Modo, Kecamatan Lembor Selatan, diharapkan beroperasi tahun depan, 2027. SR program nasional/Pemerintah Pusat (Pempus).

Menanggapi media ini di Labuan Bajo, Kamis (9/7/2026), terkait realisasi SR di Manggarai Barat, Wakil Bupati (Wabup) Mabar, Yulianus Weng, mengatakan, dibangun di Modo karena di sana ada lahan pemerintah yang luasnya sesuai kriteria Pempus.

Diungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar mengusulkan kepada Pempus bahwa jumlah Sekolah Rakyat yang bangun di daerah satu unit. Lokasinya di Modo, Kecamatan Lembor Selatan. Saat ini sertifikat tanahnya sedang berproses. Tanah bersertifikat salah satu persyaratan utama Pempus untuk mendirikan SR.

Baca Juga :  Lima Bapak Asuh Dapat Penghargaan BPOLBF

“Nanti kalau sertifikat tanah sudah ada, kita bawa usulan itu ke pusat (Pempus), Kementerian Sosial. Itu persyatan utama mendirikan Sekolah Rakyat yang wajib dipenuhi Pemkab Mabar. Persyaratan lain sudah,” ujar Wabup Weng.

Lanjutnya, sesuai aturan, lahan untuk Sekolah Rakyat adalah milik Pemerintah Daerah (Pemda), dalam hal milik Pemkab Mabar. Luas lahan 6,5 hektare sampai 7,5 ha.

Di kompleks tersebut dibangun lembaga pendidikan SR dari tingkat SD (Sekolah Dasar) sampai SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas).

Sehubungan dengan lahan, Pemkab Mabar kesulitan. Beruntung di Modo ada. Makanya lokasi SR untuk tingkat Mabar di Modo. Sekolah Rakyat sepertinya diperuntukan bagi masyarakat tidak mampu. Semua biaya ditanggung pemerintah.

Baca Juga :  Curi di Reo,  Polisi Bekuk Pelakunya di Kota Ruteng

“Makan-minum, seragam ditanggung pemerintah/negara. Semua ditanggung pemerintah/negara. Bagus juga. Tanah Sekolah Rakyat itu aset pemerintah,” kata Wabup Weng.

Memang, mestinya lokasi SR di kota, tapi karena di Mabar kesulitan lahan di Labuan Bajo ibu kota Mabar, dan di Modo ada tanah pemerintah, maka SR itu jadi di sana. Itu kendalanya, disamping itu untuk membuka isolasi.

“Usulan kita untuk SR itu hanya satu karena kendala tanah tadi,” kata Wabup 2 periode itu.

“Manakala sertifikat tanah sudah ada di Pempus/Kemensos, barulah dibangun fisik SR-nya. Dengan demikian, mungkin bisa tahun depan mulai pelaksanaan kegiatan SR di Modo,” kata Wabup Weng lagi. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 757 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA